Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Direktur RSJ Grhasia, Akhmad Akhadi (tengah) mengunjungi salah satu stan kerajinan ODGJ di sela-sela kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal, Sabtu (9/10).
Harianjogja.com, JOGJA—Kesehatan jiwa masih menjadi persoalan di bidang kesehatan yang acap disepelekan. Hal inilah yang menyebabkan ketidaksetaraan layanan kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sampai saat ini.
Direktur RSJ Grhasia, Dr. Akhmad Akhadi S, MPH mengatakan berbagai hal dan kondisi yang terjadi selama ini menyebabkan masih memunculkan ketidaksetaraan antara lain adanya stigma, diskirminasi dan stereotipe serta respons keluarga dan masyarakat yang tidak mendukung dalam proses reintegrasi ODGJ pasca-hospitalisasi.
"Tantangan inilah yang perlu dijawab dengan berbagai upaya, salah satunya dengan upaya promotif," kata Akhadi di sela-sela kegiatan HUT ke-83 RS Jiwa Grhasia, Sabtu (9/10).
Sebagai sebuah rumah sakit, Grhasia selama ini terus memberikan pelayanan umum kepada masyarakat, tak hanya kepada ODGJ. Dia mencontohkan, selama masa pandemi Covid-19 rumah sakit tersebut juga menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Begitu juga dengan upaya menanggulangi pandemi. "Kami melaksanakan vaksinasi Covid-19 tidak hanya untuk 956 ODGJ, tetapi juga bagi masyarakat umum. Total yang sudah divaksinasi ada 6.150 warga," katanya.
Ketua Pelaksana HUT ke-83 RS Grhasia Drg. Ririn Puspandari, M.Kes mengatakan kegiatan HUT RS Jiwa Grhasia berbarengan dengan perayaan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021. Adapun HKJS tahun ini mengambil tema Mental Health in Unequal World.
"HKJS mengingatkan kembali pentingnya kesehatan jiwa dalam kehidupan sehari-hari meskipun dalam kenyataannya kesehatan jiwa masih menjadi isu yang tidak seksi [disepelekan]," kata dia.
Sementara pada kegiatan HKJS 2021 dan HUT ke-83 RS Jiwa Grhasia, manajemen bertekad mewujudkan tagline Grhasia Tangguh, Grhasia Tumbuh dan Setara. Salah satunya adalah dengan menggelar vaksinasi bagi 500 warga. Acara berjalan dengan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan displin.
Adapun rangkaian kegiatan HKJS 2021 dan HUT ke-83 RS Jiwa Grhasia, imbuh dia, dimulai pada Rabu (6/10) dengan acara webinar bertajuk Melihat Lebih Dekat Layanan bagi ODGJ dengan Covid-19 yang dilanjutkan dengan talkshow seputar ODGJ dengan Covid-19.
Kemudian, Kamis (7/10), digelar webinar yang bekerja sama dengan Yayasan Satunama Yogyakarta bertajuk Mendorong Pemenuhan Hak-Hak ODGJ/ODDP melalui Peran Serta Masyarakat Sipil
"Sementara pada hari ini [Sabtu] digelar vaksinasi massal. Selanjutnya, pada 16 Oktober ada webinar bertajuk Pengelolaan ODGJ dengan Covid-19: pengalaman dan Tantangan, lalu pekan depannya [Sabtu, 23/10] ada webinar bertajuk Kesehatan Jiwa dan Remaja: Problem dan Penanganannya," ucap Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Jiwa Grhasia ini.
Sebelum itu, imbuh dia, panitia HUT ke-38 RS Jiwa Grhasia juga menggelar Lomba Foto Unik Berlatar RS Jiwa Grhasia yang diperuntukkan bagi umum. "Puncaknya pada Sabtu [30/10] tepat pada peringatan HKJS 2021 dan HUT ke-38 RS Jiwa Grhasia," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.