Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Polres Bantul mulai memberlakukan program besuk tahanan secara online atau yang dikenal dengan program Meradu (mengobati rasa rindu).
Program Meradu digelar sebagai upaya mengurangi kemungkinan terjadinya kerumunan sekaligus mencegah penularan Covid-19.
Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polres Bantul, Iptu Mawardi megatakan, besuk tahanan secara online digelar setiap hari Rabu pukul 10.00 WIB. Di mana, setiap tahanan hanya diberikan waktu 15 menit untuk bertemu dengan keluarga secara online.
"Untuk itu untuk warga atau pihak keluarga yang hendak membesuk secara online dapat menhubungi nomor yang sudah ditentukan dan akan dihubungkan dengan tahanan yang mau dibesuk melalui layanan video call," katanya, Kamis (14/10/2021).
BACA JUGA: Aparat Disebut Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina
Mawardi berharap dengan program Meradu maka pencegahan terhadap penularan Covid-19 bisa dimaksimalkan. "Utamannya untuk area tahanan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.