Pekerja Informal di DIY Masih Dominan, Warga Ciptakan Lapangan Kerja Sendiri
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.
Jajaran Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja saat mengikuti pembahasan penerapan Sistem Pelayanan Penerimaan Tamu Dinas (Silat)./Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Pencatatan tamu di lingkungan pemerintahan Kota Jogja mulai beralih dari cara manual menggunakan buku tamu ke sistem digital. Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja mengembangkan Sistem Pelayanan Penerimaan Tamu Dinas (Silat) untuk mencatat sekaligus memeriksa setiap kunjungan secara digital.
Sistem tersebut dikembangkan untuk mengatasi sejumlah keterbatasan pencatatan manual, terutama ketika instansi membutuhkan kembali data kunjungan yang sudah tercatat sebelumnya.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, mengatakan digitalisasi diperlukan agar proses penerimaan dan pencatatan kunjungan tamu dapat dilakukan secara lebih terstruktur.
"Silat (Sistem Pelayanan Penerimaan Tamu Dinas) hadir sebagai solusi atas berbagai kendala dalam proses penerimaan dan pencatatan kunjungan tamu dinas yang selama ini masih dilakukan secara manual," kata Tri, dikutip Rabu (9/9/2026).
Gabungkan Registrasi hingga Verifikasi
Melalui Silat , sejumlah tahapan yang sebelumnya dilakukan secara terpisah kini digabungkan dalam satu sistem. Tamu dapat melakukan registrasi, sementara dokumen pendukung seperti surat tugas atau undangan dapat diverifikasi sebelum kunjungan diproses lebih lanjut.
Setelah proses tersebut, kehadiran tamu dicatat dan seluruh data kunjungan disimpan dalam format digital. Dengan demikian, informasi tidak lagi hanya bergantung pada pencatatan di buku tamu.
Fitur verifikasi dokumen menjadi salah satu pembeda Silat dibandingkan aplikasi presensi biasa. Petugas dapat memastikan dokumen pendukung kunjungan telah diperiksa sebelum proses penerimaan tamu dilanjutkan.
"SILAT dirancang untuk mengelola seluruh proses penerimaan tamu dinas, mulai dari registrasi, verifikasi dokumen, pencatatan kehadiran, hingga penyimpanan data dalam satu platform yang terstandar," ujarnya.
Data Kunjungan Bisa Dipantau Real Time
Digitalisasi juga memungkinkan data kunjungan yang masuk dilihat secara real time. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan pimpinan dan unit kerja untuk memantau aktivitas tamu yang datang.
Data kunjungan juga dapat menjadi bahan evaluasi dan penyusunan laporan. Bagi instansi, penyimpanan secara digital membuat data lebih mudah ditelusuri kembali ketika sewaktu-waktu diperlukan.
Sementara dari sisi petugas front office, Tri mengatakan sistem tersebut membuat pekerjaan pencatatan dan pemeriksaan dokumen menjadi lebih terstruktur. Kondisi itu terutama dirasakan ketika jumlah kunjungan tamu mengalami peningkatan.
Bagi tamu dinas, perubahan ini membuat proses administrasi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pencatatan menggunakan buku. Data yang sebelumnya dicatat secara manual kini dapat dikelola melalui sistem yang terintegrasi.
Silat Dikembangkan Bertahap
Pengembangan Silat tidak dilakukan sekaligus. Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja melalui beberapa tahapan, mulai dari perencanaan dan koordinasi internal, perancangan sistem, uji coba hingga evaluasi.
Setelah melalui proses penyempurnaan, sistem tersebut kemudian diterapkan untuk mendukung pelayanan penerimaan tamu dinas.
Tri berharap Silat tidak hanya membantu pencatatan kunjungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan pelayanan administrasi pemerintahan berbasis teknologi.
"SILAT juga diharapkan mampu menjadi model pelayanan administrasi modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi," kata Tri.
Ke depan, sistem tersebut diharapkan terus dikembangkan untuk memperkuat pengelolaan administrasi kunjungan di lingkungan Pemkot Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.