Wasit Persija vs Persib: Yudai Yamamoto Pimpin El Clasico Indonesia
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Ilustrasi tanggul jebol./Harian Jogja-Jalu Abdul Rahman
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah warga di Dusun Klisat, Srihardono, Pundong mengaku resah. Hal ini menyusul belum diperbaikinya kerusakan tanggul di tepi Sungai Opak di dusun tersebut sebagai dampak Badai Cempaka yang menghantam kawasan itu empat tahun lalu.
Alhasil, saat ini was-was jika turun hujan dengan intensitas tinggi, karena khawatir terjadi banjir di sekitar tanggul Sungai Opak.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK) Srihardono, Pundong, Sutrisno mengatakan akibat hantaman badai cempaka empat tahun lalu, saat ini tanggul di tepi Sungai Opak tepatnya di Dusun Klisat kondisinya mengkhawatirkan. Dimana, tanggul yang dulunya memiliki tinggi lebih dari tiga meter saat ini hampir habis. "Untuk itu kami khawatir jika ada hujan dengan intensitas tinggi, akan membuat banjir," katanya, Rabu (20/10/2021).
Salah satu tokoh masyarakat Dusun Klisat Sutrisno mengaku telah melakukan segala upaya agar kerusakan tanggul tersebut segera dibenahi. Salah satunya adalah melaporkan kerusakan itu ke Pemkab Bantul dan Pemerintah Pusat. "Tapi, sampai saat ini belum ada respon. Kami khawatir, nanti jika ada hujan intensitas tinggi akan jadi banjir," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Jogja Berupaya Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto yang dikonfirmasi mengatakan jika Pemkab Bantul telah mengajukan perbaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Opak (BBWSO). Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk perbaikannya.
"Itu memang imbas Badai Cempaka. Kami sudah ajukan tapi belum ada respon. Kami khawatir jika nanti banjir besar kembali terjadi di kawasan tersebut," ucap Dwi Daryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.