Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Ilustrasi tanggul jebol./Harian Jogja-Jalu Abdul Rahman
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah warga di Dusun Klisat, Srihardono, Pundong mengaku resah. Hal ini menyusul belum diperbaikinya kerusakan tanggul di tepi Sungai Opak di dusun tersebut sebagai dampak Badai Cempaka yang menghantam kawasan itu empat tahun lalu.
Alhasil, saat ini was-was jika turun hujan dengan intensitas tinggi, karena khawatir terjadi banjir di sekitar tanggul Sungai Opak.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK) Srihardono, Pundong, Sutrisno mengatakan akibat hantaman badai cempaka empat tahun lalu, saat ini tanggul di tepi Sungai Opak tepatnya di Dusun Klisat kondisinya mengkhawatirkan. Dimana, tanggul yang dulunya memiliki tinggi lebih dari tiga meter saat ini hampir habis. "Untuk itu kami khawatir jika ada hujan dengan intensitas tinggi, akan membuat banjir," katanya, Rabu (20/10/2021).
Salah satu tokoh masyarakat Dusun Klisat Sutrisno mengaku telah melakukan segala upaya agar kerusakan tanggul tersebut segera dibenahi. Salah satunya adalah melaporkan kerusakan itu ke Pemkab Bantul dan Pemerintah Pusat. "Tapi, sampai saat ini belum ada respon. Kami khawatir, nanti jika ada hujan intensitas tinggi akan jadi banjir," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Jogja Berupaya Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto yang dikonfirmasi mengatakan jika Pemkab Bantul telah mengajukan perbaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Opak (BBWSO). Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk perbaikannya.
"Itu memang imbas Badai Cempaka. Kami sudah ajukan tapi belum ada respon. Kami khawatir jika nanti banjir besar kembali terjadi di kawasan tersebut," ucap Dwi Daryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)