Kemdiktisaintek Masih Hitung Skema Kuliah Gratis, Belum Final
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Ilustrasi/Antara-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, BANTUL—Fenomena La Nina yang dapat memicu curah hujan yang tinggi membuat sejumlah lahan tanaman pangan terancam. Pemerintah mengimbau petani waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan puncak La Nina.
Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Imawan Eko Handriyanto mengatakan jajarannya terus memantau dampak buruk yang dapat ditimbulkan La Nina, khususnya terhadap lahan pertanian. "Untuk Bantul kami harus mengantisipasi dengan pemantauan dan pengamatan. Sejauh ini curah hujan masih normal," tuturnya, Minggu (7/11/2021).
Imawan menyebut hingga saat ini intensitas hujan masih belum menimbulkan dampak buruk. Curah hujan yang tinggi sering memicu meluapnya air sungai ke area pertanian. Berdasar hasil pantauan, hingga saat ini belum ada air yang masuk dan merusak lahan pertanian. "Belum ada laporan, tapi kami terus memantau lebih intensif, terutama di titik rawan," katanya.
Di Bantul ada beberapa wilayah pertanian yang rawan tergenang air, terutama di kawasan pesisir selatan. "Lahan pertanian di daerah selatan terutama di muara sungai seperti di Kapanewon Kretek dan Sanden sangat rawan tergenang. Oleh karena itu, kondisi saat ini terus dipantau," katanya. Antisipasi teknis seperti peninggian bedengan atau pembersihan saluran sungai irigasi terus dikoordinasikan dengan petugas wilayah.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto mengatakan berdasar laporan BMKG, badai La Nina mulai terasa dampaknya. "Curah hujan tinggi dan lain-lain. Itu harus diantisipasi," katanya.
Sugeng mengatakan Brigade Alsintan milik DPKP DIY selalu siaga saat terjadi banjir di kawasan pertanian. Petugas siap menyedot air di daerah yang tergenang. "Kami dengan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait lainnya siap membantu. Badai La Nina harus diwaspada karena memicu curah hujan yang tinggi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.