Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Foto ilustrasi wisata edukasi./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul terbuka untuk investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang wisata edukasi. Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Siti Isnaini Dekoningrum dalam lokakarya \'Wisata edukasi berbasis jati, madu, dan bambu sebagai investasi pariwisata Kabupaten Gunungkidul\' yang diselenggarakan Kanoppi2 di Ruang Rapat Bhumikarta, Setda Gunungkidul, Rabu, (17/11).
Menurut dia, rekomendasi hasil penelitian Kanoppi2 selaras dengan visi daerah, Sapta Karya, khususnya dalam visi keempat. Yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam membangun industri pariwisata berbasis potensi daerah.
BACA JUGA : Siap-Siap Buka, Ini yang Dilakukan Taman Pintar
“Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mendiskusikan dan merumuskan bersama potensi pengembangan wisata edukasi berbasis komoditas jati, madu dan bambu di Gunungkidul,” katanya.
Menurut dia, adanya investasi sangat penting dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kerakyatan berbasis hasil riset Kanoppi2 di Kabupaten Gunungkidul. “Semua pihak bisa berperan mulai dari swasta, perguruan tinggi hingga di internal di pemerintahan,” katanya.
Sementara itu, Koordinator penelitian Kanoppi2 Aulia Perdana mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Pemkab maka penelitian di sejumlah desa atau kalurahan dapat berjalan dengan lancar.
“Tahun ini menandai berakhirnya penelitian kami di Gunungkidul. Dari penelitian itu, kami juga memberikan rekomendasi yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan produksi dan pemasaran kayu dan hasil hutan bukan kayu,” kata Aulia.
Menurut dia, ada beberapa desa yang menjadi lokasi penelitian seperti di Kalurahan Katongan dan Kedungpoh di Kapanewon Nglipar. Sedangkan di Kapanewon Semin ada di Kalurahan Semin; Kalurahan Pengkok, Patuk dan Bejiharjo di Kapanewon Karangmojo.
“Metode yang kami gunakan adalan pasticipatory action research yang memungkinkan objek penilitian ikut terlibat sejak awal kegiata dilakukan,” katanya.
BACA JUGA : Permainan Edukasi di Desa Wisata Kali Paingan,
Aulia menambahkan, salah satu rekomendasi yang diberikan ke pemkab adalah pentingnya kemitraan dalam pemasaran hasil hutan kayu dan bukan kayu di Gunungkidul. “Selain itu juga ada pendekatan berbasis bentang alam yang dapat mendukung masyarakat dalam meningkatkan produksi kayu dan hasil hutan bukan kayu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.