Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Suasana pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan Prambanan, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tidak bisa melakukan penyekatan di perbatasan Jawa Tengah dan DIY saat PPKM level 3 diterapkan pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang.
Sebagai gantinya, Pemda DIY hanya akan melakukan pemeriksaan terhadap pengguna jalan dengan jalan sampling.
"Kami hanya bisa lakukan sampel saja," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Senin (22/11/2021).
Menurut Aji, pengujian sampel adalah hal yang realistis, mengingat jalan masuk ke DIY ada banyak. Belum lagi keberadaan jalan tikus untuk masuk DIY. Selain itu, jika dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kendaraan yang masuk ke DIY akan membuat arus lalu lintas menjadi macet.
Oleh karena itu, Aji sepakat jika kebijakan yang diterapkan oleh Kota Jogja berupa one get system saat akhir pekan bisa diterapkan di tempat lainnya. Sehingga pengambilan sampel terhadap wisatawan yang masuk DIY melalui jalur darat bisa merata.
"Tapi, kalau masuknya seenaknya sendiri, tentu kami kesulitan," tandas Aji.
Aji mengungkapkan, untuk saat ini penutupan objek wisata dipastikan sulit diterapkan. Belum, sosialisasi jika objek wisata di DIY ditutup ke calon wisatawan yang hendak datang.
"Untuk itu pengetatan di tempat wisata perlu dilakukan. Agar tidak terjadi kerumunan lalu protokol kesehatan pakai aplikasi PeduliLindungi," jelasnya.
BACA JUGA: Haris Azhar Mengaku Siap dan Senang Hadapi Luhut di Pengadilan
Aji sendiri mengaku sampai saat ini Pemda DIY masih menunggu regulasi resmi terkait penerapan PPKM level 3 saat libur Nataru. Sebab, di level 3, biasanya Pemda mendapatkan kewenangan untuk melakukan pengaturan. "Jadi kami masih menunggu," ucap Aji.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dispar Kabupaten dan Kota di DIY terkait fasilitas protokol kesehatan di objek wisata. Selain itu, ada skenario terkait dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi yang dibeberapa tempat terkendala sinyal.
"Jika sinyal ada kendala ya dengan menggunakan profil wisatawan di aplikasi visiting jogja. Wisatwan juga harus bisa menunjukkan kartu vaksin," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.