Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memertimbangkan untuk menutup kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang saat ini berjalan.
Hal ini menyusul kian banyaknya siswa dan guru di DIY positif Covid-19 usai dilakukan swab PCR acak. Akibat banyaknya siswa dan guru yang terjaring positif Covid-19 dalam swab PCR acak, DIY tercatat menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 79 pasien, Kamis (25/11/2021).
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, tercatatnya DIY sebagai penyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 79 pasien, Kamis (25/11/2021), membuat pihaknya prihatin. Sejumlah langkah harus segera dilakukan untuk mencegah angka Covid-19 terus bertambah.
"Jika kondisinya seperti ini [kasus Covid-19 terus naik ] nantinya sangat mungkin kita akan off [pembelajaran tatap muka] lagi," katanya, Jumat (26/11/2021).
BACA JUGA: Beri Uang ke Manusia Silver, Tiga Warga Sleman Didenda Rp50.000
Aji mengaku opsi untuk kembali menerapkan pembelajaran daring ditempuh karena pihaknya tidak ingin ambil risiko terkait penularan Covid-19. Di mana, jika awalnya penularan terjadi untuk orang dewasa saat ini akan merembet ke anak sekolah.
"Untuk itu kami harus hati-hati betul. Tadi saya sudah minta dilakukan evaluasi sampel di sekolah. Apakah salah prosedur? Dan tidak bisa diupayakan lagi? Jika itu yang terjadi ya kita off lagi," sambung Aji.
Selain itu, Aji juga meminta kepada sekolah untuk menanyakan kepada orang tua siswa, terkait jam kepulangan anak mereka. Sebab, jika siswa sampai di rumah lama, sangat mungkin mereka yang pulang dari sekolah tidak langsung ke rumah mereka.
" Dan, kemungkinan dapatnya [tertular Covid-19 ]saat pergi kemana dulu. Kalau seperti itu, apa yang akan dilakukan? Sekolah sudah siap, rumah sudah siap, tapi anak-anak tidak pulang, nah ini yang jadi PR orang tua. Bahwa anak harus pulang tepat waktu," papar Aji.
Sementara data di Disdikpora DIY mencatat ada ratusan siswa sekolah di berbagai kabupaten/kota se-DIY positif Covid-19 setelah dilakukan swab PCR acak mulai pertengahan November 2021.
Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Sleman Priyo Santoso mengatakan, ada 19 siswa dan seorang guru terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukan swab PCR acak di SMKN 1 Tempel, SMAN 1 Cangkringan, SMAN 1 Seyegan, dan SMAN 1 Pakem, 24 November lalu.
Alhasil, pihaknya menutup kegiatan PTM di 4 sekolah tersebut. Kegiatan pembelajaran dialihkan ke daring selama dua pekan.
"Tes sendiri akan terus kami lakukan. Sejauh ini baru 6 sekolah, ada 43 sekolah (SMA/SMK) yang kami ambil sampel," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.