Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat anak kos dan pelajar mendominasi kasus baru Covid-19 di Sleman dalam sepekan terakhir. Dinkes mengingatkan agar mereka disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan catatan Harianjogja.com, sejak 1-6 Desember Dinkes melaporkan adanya penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 58 kasus. Kasus paling menonjol terjadi pada 3 Desember di mana tercatat 16 kasus dan 5 Desember sebanyak 18 kasus baru. Adapun kasus sembuh pada periode yang sama hanya tercatat 11 kasus dengan 1 kasus kematian.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novita Krisnaeni mengatakan untuk tanggal 3 Desember lalu kasus baru didominasi anak kos yang berlokasi di Kapanewon Depok. "Selain anak kos, juga ada penambahan jumlah pelajar hasil skrining sekolah," kata Senin (6/12/2021).
BACA JUGA: Alasan Novel Baswedan Akhirnya Terima Tawaran Jadi PNS Polri
Namun demikan, Novi belum bisa merinci jumlah anak kos dan pelajar yang terpapar Covid-19 selama Desember ini. "Proses tracing terus dilakukan, belum direkap. Untuk sekolah yang kedapatan siswanya positif Covid-19 kami minta kegiatan PTM dihentikan selama 14 hari," katanya.
Terpisah, Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan pada 5 Desember untuk pelajar yang terpapar Covid-19 bertambah 12 kasus. Kasus tersebut ditemukan saat Dinkes melakukan tes swab acak pada Kamis (2/12) lalu. Pada 1 Desember sebelumnya, kata Cahya, terdapat tambahan 3 kasus positif Covid-19 juga dari kalangan pelajar. "Ya kasus baru masih lebih banyak dari skrining PTM sekolah SLTA sederajat," kata Cahya.
Menurut Cahya, banyaknya siswa SMA/SMK dan anak-anak kos lainnya yang terpapar Covid-19 tidak terlepas dari tingginya mobilitas mereka. Pasalnya dari sisi usia mereka dinilai sudah lebih mandiri sehingga aktivitas untuk berkumpul dan berkerumun juga tinggi. "Kondisi berbeda dengan siswa SD dan SMP yang mana mau ke sekolah harus diantar jemput. Jadi memantaunya lebih mudah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.