Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul melarang cuti bagi semua aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di lingkungan Pemkab Bantul. Namun bagi ASN yang memiliki alasan atau tujuan khusus Pemkab akan menyetujui untuk mengambil cuti.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis mengatakan cuti itu diperbolehkan dengan catatan ada hal yang krusial yang tidak bisa ditinggalkan oleh ASN yang bersangkutan. Pihaknya tidak saklek melarang cuti bagi umat Nasrani atau ASN pada umumnya jika memiliki kepentingan tertentu yang tidak bisa ditinggalkan selama libur Nataru.
Menurut pemahaman dia, yang namanya cuti meninggalkan Bantul menuju tempat yang lain untuk melaksanakan kepentingan tertentu. Bukan sekadar melaksanakan peribadatan sebagaimana diwajibkan oleh kepercayaan.
BACA JUGA: PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Syarat Perjalanan Tetap Diperketat
“Sehingga pemberian cuti itu akan sangat selektif bagi kami, misalnya orang tuanya meninggal atau salah satu anggota keluarga meninggal dunia atau menikahkan anaknya kami tidak bisa menolak untuk memberikan cuti. Intinya kami sangat selektif untuk memberikan cuti,” kata Helmi, sesuai menghadiri apel Hari Kesetikawanan Sosial Nasional (HKSN) 2021 yang dipusatkan di Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Trirenggo, Bantul, Selasa (7/12/2021).
Namun di luar kepentingan khusus atau kepentingan mendesak, pihaknya tetap melaran cuti sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat. “Kita tetap ikut aturan pusat [ASN tidak boleh cuti selama libur Nataru,” ujar Helmi.
Dikatakan Helmi, aturan tersebut harus dilaksanakan karena berhubungan dengan kepentingan penyelenggaraan pemerintah di daerah untuk optimalisasi personel. Selanjutnya, untuk kepentingan pengendalian pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir di Bumi Projotamansari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.