Kebakaran Supermarket Bangunan Trans Home, Arus Solo-Jogja Dialihkan

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 01 Oktober 2026 17:47 WIB
Kebakaran Supermarket Bangunan Trans Home, Arus Solo-Jogja Dialihkan

Petugas damkar berupaya memadamkan api yang melalap Trans Home Sleman, Kamis (1/10/2026)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Kebakaran yang melanda sebuah supermarket bangunan dan elektronik di kawasan Berbah berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Jogja-Solo. Kendaraan dari arah Solo menuju Jogja dialihkan melalui Simpang Tiga Prambanan ke arah Piyungan.

Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam kebakaran dan kendaraan pendukung penanganan kebakaran.

Jalan Jogja-Solo dari arah timur atau Solo menuju barat atau Jogja ditutup sementara. Jalur tersebut digunakan untuk mendukung lalu lalang mobil pemadam kebakaran, ambulans, mobil tangki air, serta kendaraan relawan lainnya.

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, menjelaskan kendaraan dari arah timur ke barat dialihkan mulai dari Simpang Tiga Prambanan.

"Kita negatifkan yang dari arah timur ke barat. Kita sekat di Simpang Tiga Prambanan. Semua yang di Simpang Tiga Prambanan kami alihkan ke jalan Piyungan," terang Arfita saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Sempat Diberlakukan Contraflow

Sebelum rekayasa lalu lintas diberlakukan seperti saat ini, Jalan Jogja-Solo dari arah barat atau Jogja menuju timur atau Solo sempat digunakan untuk dua arah.

Satu lajur digunakan kendaraan yang mengarah ke Jogja, sedangkan lajur lainnya digunakan kendaraan yang bergerak menuju Solo. Skema tersebut diterapkan karena satu sisi jalan difokuskan untuk kebutuhan evakuasi dan mobilitas kendaraan pemadam kebakaran.

"Betul [sempat dua arah] karena karena kan tadi kita baru proses karena yang sebelah sini [selatan] fokus untuk evakuasi mobilitas kendaraan-kendaraan pemadam kebakaran, kami berlakukan contraflow," jelas Arfita.

Namun, setelah beberapa saat, skema lalu lintas kembali diubah. Kendaraan dari arah Solo yang hendak menuju Jogja kemudian dialihkan di Simpang Prambanan dan diarahkan melewati Jalan Piyungan.

Setelah kendaraan dari arah Solo dialihkan melalui Piyungan, arus kendaraan dari arah barat atau Simpang Tiga Maguwo kembali menggunakan dua lajur secara normal.

"Kemudian, yang dari ke timur sudah kami rem di Simpang Tiga Maguwo. Jadi ini sudah mulai lancar dibanding yang tadi," ungkapnya.

Volume Kendaraan dari Arah Maguwo Dikurangi

Meski penerapan contraflow telah dihentikan, petugas tetap melakukan pengaturan terhadap volume kendaraan dari arah Simpang Tiga Maguwo.

Arfita mengatakan pengurangan volume kendaraan dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

"Setelah contraflow selesai, yang dari arah timur ke barat sudah kami negatifkan, kami normalkan, kami fokus dari timur ke barat supaya arus lebih lancar," ujar Arfita.

"Bisa ke sini. Ini masih yang ke timur sudah normal, namun memang kami sekat, kami kurang-kurangi [volumenya]," lanjutnya.

Rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan hingga aktivitas pemadaman kebakaran selesai. Selama pengaturan berlangsung, petugas ditempatkan di sejumlah titik di sepanjang Jalan Jogja-Solo.

"Di penggal-penggal [jalan], di simpang ada petugas baik dari Polsek maupun Polres," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online