Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Beberapa orang beraktivitas di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Gondomanan, Jogja, Selasa (21/12/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Pengerjaan jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman Jogja sudah hampir rampung. Jalur tersebut sudah dimanfaatkan pejalan kaki.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Hari Setya Wacana, saat ini pengerjaan hanya tinggal membersihkan area pedestrian.
BACA JUGA: 10 Provinsi dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama Terbaik di Indonesia, Ada DIY
"Sudah hampir selesai, sudah 100 persen [pengerjaannya], tinggal pembersihan. Kemungkinan sekitar tanggal 30 Desember [peresmiannya]," kata Hari, Selasa (21/12/2021).
Sesuai kontrak dengan pemenang lelang, revitalisasi jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman ini harus diselesaikan dalam waktu 150 hari kerja atau maksimal hingga akhir Desember. Kini, hanya tersisa beberapa kabel yang belum tersambung. Beberapa pejalan kaki juga sudah memanfaatkan pedestrian tersebut.
Percepatan revitalisasi, salah satunya agar gangguan lalu lintas di ruas jalan utama tersebut tidak berlangsung lebih lama, terutama saat jam sibuk. Selama pengerjaan berlangsung, ruas Jalan Sudirman dari simpang Galeria hingga simpang Gramedia tidak diutup. Adapun anggaran yang digunakan untuk revitalisasi tahap tiga jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman berasal dari dana keistimewaan dengan nilai Rp20 miliar.
BACA JUGA: Taman Budaya Gunungkidul Diresmikan, Ini Keinginan Sultan Jogja
Selain jalur pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman, pengerjaan pelengkap juga dilakukan dengan menata jalur pedestrian di Jalan Wahidin Sudiro Husodo dan di Jalan Sam Ratulangi. Hal ini untuk mendukung penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di sepanjang trotoar Jalan Jenderal Sudirman. Setalah pedestrian selesai, PKL tidak boleh menggunakan untuk berjualan.
Pengerjaan jalur Pedestrian Jalan Jenderal Sudirman tahap pertama sudah dimulai sejak 2019, dari simpang Gramedia hingga Jembatan Gondolayu. Tahap kedua pada 2020 penataan dilanjutkan sampai Tugu Jogja. "Meski dilakukan bertahap, konsep penataan jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman ini tetap sama. Begitu pula dengan material yang digunakan juga sama dan selaras,” kata Hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.