Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Early Warning System/Ist-OPI
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut banyak Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini bencana tsunami di sepanjang pantai selatan di Bantul dalam kondisi rusak bahkan tidak berfungsi sama sekali.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan petugas BPBD Bantul rutin melakukan pengecekan EWS setiap bulan. Dari hasil pengecekan semua EWS pada 26 Desember lalu tercatat dari 29 EWS yang berfungsi dengan baik hanya 16 EWS, “Yang lainnya rusak,” kata Agus Yuli, Senin (27/12/2021)
Menurut Agus Yuli, kerusakan terjadi karena hal teknis, mulai dari usia EWS yang sudah lama, dan komponen EWS yang terkena kadar garam dan erosi sehingga rusak, “Yang namanya alat elektronik apalagi di pinggir pantai apa pun rawan rusak karena kadar garam tinggi dan tingkat erosinya tinggi,” katanya.
Pihaknya sudah mencatat jumlah EWS yang rusak dan segera memperbaikinya. Anggaran perbaikan rencananya akan diambil dari biaya pemeliharaan rutin yang yang masih berfungsi. Sementara untuk yang rusak butuh penggantian EWS yang baru dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga perlu dianggarkan melalui APBD.
BACA JUGA: Santri Anak di Kulonprogo Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Kiai Pengasuh Ponpes
Namun dalam APBD 2022 diakui Agus Yuli anggaran perbakan EWS belum dimasukkan karena kerusakan baru diketahui setelah pembahasan anggaran. Selain itu postur APBD 2022 juga banyak yang terkena refokusing untuk penanganan pandemi Covid-19.
Namun pihaknya berupaya untuk memperbaikinya, salah satu sumbernya anggaran biaya tambahan (ABT) atau melalui APBD perubahan. Selain memperbaiki, BPBD akan berupaya menambah EWS bencana tsunami.
“Ke depan akan memaksimalkan kalau memungkinkan nambah EWS, [seperti di lokasi yang] dulu belum ada pemukiman sekarang ada pemukiman sehingga perlu dipasang EWS,” ujar Agus Yuli.
Lebih lanjut Agus Yuli mengatakan selain menambah EWS bencana tsunami juga menambah EWS bencana banjir di sungai. Saat ini ada lima EWS banjir di sungai yang kondisinya berfungsi semua. Sementara ESW untuk becnana longsor juga butuh penambahan karena saat ini EWS longsong yang ada di Bantul baru baru ada tiga, “Itu pun yang memasang adalah dari provinsi,” ucap Agus Yuli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.