Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa, Direktur PT BPR Bank Sleman Muhammad Sigit saat melakukan penarikan undian Tabungan Mutiara Periode XIV, Selasa (11/1/2022) di Royal Ambarukmo./IST
Harianjogja.com, SLEMAN- Bak durian runtuh, dua warga Sleman dapat hadiah hadiah mobil hasil undian BPR Bank Sleman.
PT BPR Bank Sleman didorong untuk terus meningkatkan kinerjanya khususnya di sektor riil. Bank plat merah ini juga diminta untuk mendukung proses pembangunan yang dicanangkan Pemkab Sleman.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo seusai melakukan penarikan undian Tabungan Mutiara Periode XIV, Selasa (11/1/2022). Penarikan undian dilakukan oleh Bupati Sleman didampingi Wakil Bupati, Direktur PT BPR Bank Sleman, Wakil Ketua DPRD Sleman di Royal Ambarukmo.
Hasilnya, dua warga Sleman mendapat hadiah mobil. Dewi Ratna Sari warga Gondang Waras Mlati, Sendangadi, Mlati mendapat hadiah utama mobil Honda Brio sementara Ayu Laksmi Dewi, warga Sardonoharjo mendapat mobil Daihatsu Sigra. Selain hadiah utama mobil dan motor, PT BPR Bank Sleman juga mengundi hadiah hiburan berupa 5 buah emas batangan 10 gram dan 15 Tabungan Mutiara sebesar Rp 5 juta.
BACA JUGA: Terduga Pelaku Pencabulan di Kulonprogo Bukan Dukun, Ternyata Rajin Beribadah
Kustini mengatakan pengundian Tabungan Mutiara XIV ini dapat menjadi salah satu daya untuk mengungkit perekonomian di Sleman. Dia berharap perekonomian di Sleman terus meningkat pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.
"Hal ini dapat terjadi kalau strategi pengundian ini mampu menimbulkan efek ganda, yakni peningkatan nasabah, tabungan dan deposito, peningkatan realisasi kredit, peningkatan pendapatan/keuntungan dan pada gilirannya juga akan berpengaruh langsung pada sektor riil di Sleman,” ujar Kustini.
Sebagai BUMD, kata Kustini, Bank Sleman juga dapat semakin berperan dalam membantu Pemkab untuk meningkatkan perekonomian. Untuk dapat bermitra dengan Pemkab, Bank Sleman harus senantiasa meningkatkan layanan dan kinerjanya. Terutama agar bank Sleman dapat mendukung kebijakan Pemkab Sleman dalam pembiayaan dan belanja non tunai.
"Dengan peran yang semakin penting, maka kehadiran BUMD ini semakin dirasakan kontribusinya untuk menopang dan memacu dinamika perekonomian daerah dan pada gilirannya dapat memberi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Sleman,” kata Kustini.
Direktur PT BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit mengatakan pada tahun 2021 bank yang dipimpinnya memiliki total asset Rp1.004,5 Miliar, dana pihak ketiga Rp711,92 Miliar, Out Standing Credit Rp 664,54 Miliar dan laba Rp 19.94 Miliar.
"Kami mengucapkan terimakasih pada seluruh stakeholder dan nasabah setia Bank Sleman yang telah menggunakan jasa perbankan Bank Sleman serta supportnya sehingga dapat berkembang dengan baik melayani masyarakat sampai dengan saat ini,” kata Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.