Vita Ervina Ingatkan Ancaman Gagal Bayar BPJS Rp2 Triliun
Tingkatkan Layanan Masyarakat, Anggota DPR RI Vita Ervina Desak BPJS Tepat Waktu Bayar Klaim Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Kantor BPJS Kesehatan/Antara
JOGJA–Sebanyak 861.406 jiwa warga Kabupaten Bantul terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini membuktikan adanya kehadiran pemerintah memberikan jaminan kesehatan bagi warganya.
Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester I Tahun 2021 Kementerian Dalam Negeri, total jumlah penduduk Kabupaten Bantul sebanyak 955.807 jiwa. Dengan jumlah tersebut, per 01 Januari 2022, sebanyak 861.406 jiwa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Sehingga, capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Bantul adalah 90,12%.
“Sebagian besar warga terdaftar dalam segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang dibiayai oleh pemerintah daerah (PBPU dan BP Pemda). Komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul cukup bagus dalam memperhatikan kesehatan warganya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Prabowo, Rabu (19/1/2022).
Dia menjelaskan, kesinambungan Program JKN-KIS sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder sesuai dengan fungsinya masing-masing. Peningkatan cakupan kepesertaan, tidak hanya terpaku kepada pembiayaan APBD saja, tetapi bisa melalui segmentasi peserta yang lain.
Misalnya, segmen pekerja penerima upah yang menjadi sasaran adalah badan usaha. Atau melalui pendaftaran mandiri oleh masing-masing keluarga. “Terhadap pemberi kerja diharapkan mendaftarkan seluruh pekerjanya, pemerintah daerah menerbitkan kebijakan positif terhadap Program JKN-KIS, dan kepada masyarakat secara luas untuk tetap menjaga kesehatan dan menggalakkan gerakan hidup sehat (germas),” ungkapnya.
Di Kabupaten Bantul, lanjut Prabowo, BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta bekerja sama dengan 80 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 13 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal kepada peserta JKN-KIS. Tidak ada pembedaan dengan pasien umum dan tidak menarik iur biaya selama peserta tersebut mengikuti alur dan prosedur pelayanan dengan baik.
“Kami harapkan tidak ada keluhan yang muncul dari peserta karena dilayani kurang baik oleh fasilitas kesehatan. Komitmen yang disepakati dalam perjanjian kerja sama wajib untuk dipenuhi sehingga berdampak pada kepuasan peserta,” tegas Prabowo.
Prabowo optimis, cakupan semesta jaminan kesehatan atau UHC Kabupaten Bantul dapat kembali tercapai. Untuk itu diperlukan sinergitas, koordinasi dan komitmen dari semua pihak untuk mencapai hal itu. Saling bergotong- royong dan semangat menjaga keberlangsungan dari Program JKN-KIS. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tingkatkan Layanan Masyarakat, Anggota DPR RI Vita Ervina Desak BPJS Tepat Waktu Bayar Klaim Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Kasus meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan usai 8 jam menunggu kamar RS viral. Cinta Laura soroti perlakuan terhadap pasien BPJS: martabat tak boleh bergantung pa
Pemkab Sleman mencatat lima jabatan lurah masih kosong. Pengisian akan dilakukan melalui pemilihan lurah antarwaktu sesuai Perbup Nomor 27 Tahun 2026.
Tekanan angin ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat membuat mobil boros BBM dan meningkatkan risiko kecelakaan. Simak tekanan ban ideal dan manfaat
Mitchell Baker dan Wing Naing Tun sama-sama 4 gol di puncak top skor Piala AFF 2026. Paulo Josue, Than Paing, dan Nguyen Dinh Bac menyusul dengan 3 gol.
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.