BPJS Ketenagakerjaan Dukung Warga Binaan di Kulonprogo Kembali Produktif
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady saat wawancara di Kantor Imigrasi Yogyakarta, Kamis (27/1/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke 72, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta meluncurkan aplikasi baru pembuatan paspor, Mobile Paspor (M-Paspor). Peluncuran layanan ini digelar secara serentak secara nasional oleh Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Andry Indrady mengatakan layanan aplikasi M Paspor sudah bisa digunakan oleh masyarakat, termasuk di Kantor Imigrasi Yogyakarta yang sudah melayani permohonan paspor menggunakan aplikasi tersebut. “Untuk sementara kami melayani permohonan M Paspor sebanyak 10% dari kuota harian sebanyak 100 permohonan,” katanya di sela kegitan.
Menurut Andry, banyak keuntungan yang peroleh pemohon menggunakan aplikasi M Paspor. Selain memangkas waktu dan antrean, penggunaan M Paspor juga menekan penggunaan kertas. Dengan menggunakan aplikasi ini, pemohon cukup mengupload dokumen yang dibutuhkan kemudian setelah diverifikasi oleh petugas, pemohon tinggal datang ke Kantor Imigrasi melakukan wawancara.
“Pemohon tidak perlu membawa dokumen lainnya saat ke kantor karena dokumen yang dibutuhkan sudah di-upload melalui aplikasi. Pemohon tinggal mengikuti verifikasi faktual (data dan berkas). Jadi ini sangat simpel dan memangkas waktu tatap muka,” katanya.
Aplikasi M-Paspor, katanya, adalah bentuk baru dari Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (Apapo) yang diterapkan agar pelayanan paspor lebih transparan, akuntabel dan cepat. Secara bertahap, lanjutnya, penggunaan aplikasi lama akan ditutup dan diganti dengan M Paspor.
“Tentu kami akan maraton melakukan sosialisasi penggunaan M Paspor ini kepada publik,” katanya.
Andry menjelaskan, peluncuran M Paspor tersebut dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 72. Sebelumnya, Kantor Imigrasi Yogyakarta menggelar rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi dengan berbagai kegiatan.
Baik kegiatan yang bertujuan menggugah semangat dan kekeluargaan para pegawai dengan berbagai lomba maupun kegiatan yang berbentuk aksi sosial seperti donor darah dan bantuan kepada yang kurang mampu. "Bagaimana pun, ke depan layanan keimigrasian harus lebih baik lagi. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi M Paspor ini," kata Andry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Gempa 5,2 magnitudo mengguncang Lombok Barat, NTB, Rabu 7 Oktober 2026 dini hari. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Rabu 7 Oktober 2026 berada di Balai Kalurahan Wiladeg. Cek jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 7 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balai Kota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.
Pegadaian meluncurkan program Gadai Bebas Sewa Modal 0% khusus nasabah baru dengan pinjaman Rp50.000 hingga Rp1 juta dan tenor 30 hari.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 7 Oktober 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif DAMRI YIA-Jogja lengkap.