Libur Kenaikan Yesus Kristus, BNI Buka Layanan Terbatas di Jateng
BNI buka layanan operasional terbatas di Jawa Tengah saat libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, termasuk transaksi perbankan esensial.
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (rakernas) selama dua hari hingga Sabtu (29/1/2022) di Jogja./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (rakernas) selama dua hari di Jogja. Puluhan peserta dari seluruh Indonesia hadir untuk merumuskan kerangka kebijakan jangka panjang sebagai rencana strategis organisasi perusahaan media pers di Indonesia.
Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, mengatakan tahun ini, AMSI yang dideklarasikan 18 April 2017, akan fokus pada program internal yang terkait anggota dan eksternal yang terkait ekosistem dunia digital tempat pers menjadi bagian di dalamnya.
Secara internal AMSI akan fokus pada capacity building setiap anggota yang menyebar dari Aceh hingga Papua. “Penguatan kapasitas dengan menyediakan pelatihan dan mentoring dari sisi konten, infrastuktur dan bisnis, dan untuk semua itu kami bekerjasama dengan banyak pihak,” kata Wens, Kamis, (27/1/2022).
Dalam konteks eksternal, AMSI berkewajiban untuk ikut menyehatkan ekosistem dunia digital dari sampah digital seperti hoaks dan hatespeech yang tidak saja mengotori dunia digital tapi juga menganggu keadaban ruang publik kita.
Ketua Panitia Rakernas, Amrie Hakim mengatakan, Rakernas AMSI tahun ini mengambil tema “Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan”. Rakernas AMSI dilaksanakan mulai Jumat hingga Sabtu (28-29 Januari 2022).
Adapun peserta yang akan menghadiri Rakernas AMSI terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua I, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, para ketua departemen di kepengurusan, kemudian koordinator wilayah dan ketua AMSI wilayah.
“Rakernas ini merupakan agenda tahunan AMSI yang penting. Dalam Rakernas akan ada pembahasan dan perumusan usulan-usulan program kerja yang akan ditetapkan sebagai acuan program kerja yang akan dikerjakan di periode 2022,” jelas Amrie, Rabu (26/1/2022).
Amrie melanjutkan, tujuan Rakernas adalah sebagai wadah konsolidasi dan koordinasi antar pengurus AMSI, kemudian membangun kesepahaman dan berbagi pengalaman antar peserta, meningkatkan kapasitas peserta Rakernas, serta merumuskan strategi pelaksanaan prioritas program AMSI 2022 dan perumuskan rencana kerja tindak lanjut masing-masing departemen pengurus.
“Sesuai dengan hasil rumusan Kongres AMSI 2020, menjalankan roda organisasi sesuai dengan visi adalah hal yang mutlak,” terangnya.
AMSI merupakan salah satu organisasi perusahaan media konstituen Dewan Pers di Indonesia yang sudah tersebar di 24 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Wilayah lainnya yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Bali, Papua dan Maluku.
Melalui Rapat Kerja Nasional AMSI di 2022, AMSI berharap Rakernas dapat menjadi tahapan penting dalam membangun sinergi, sehingga dapat memperkuat AMSI sebagai organisasi serta perusahaan-perusahaan media siber yang menjadi anggotanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI buka layanan operasional terbatas di Jawa Tengah saat libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, termasuk transaksi perbankan esensial.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.