Ahmad Luthfi Tegaskan Pembukaan MTQ Nasional di Jateng Tak Eksklusif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026
Haryadi Suyuti (tengah) dalam acara pelantikan Dewan Pengawas Independen BPR Bank Jogja di Ruang Yudhistira Kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (16/2/2022)/Harian Jogja-Sirojul Khafid
UMBULHARJO -- Di tengah zaman yang semakin cepat dan modern, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Jogja perlu menyiapkan amunisi dari berbagai sisi. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti dalam pelantikan Indra Bastian sebagai Dewan Pengawas Independen BPR Bank Jogja masa jabatan 2022-2026.
Dengan bergabungnya Indra, ke depan bisa menambah kekuatan Bank Johja menghadapi persaingan usaha, terutama dunia perbankan. "Di era pandemi Covid-19, persaingan menjadi semakin ketat dan kompetitif. Kehadiran Bank Jogja dituntut mengantisipasi keadaan ekonomi sekarang dan yang akan datang," kata Haryadi di Ruang Yudhistira Kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (16/2/2022).
Haryadi menjelaskan tugas dari Dewan Pengawas Independen ini adalah melaksanakan pengawasan langsung terhadap kinerja Bank Jogja, agar dapat meningkatkan dari tahun ke tahun setiap periodenya. "Di samping juga berupaya untuk membantu Bank Jogja dalam meningkat peranannya dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah dalam bentuk deviden kepada Pemkot Jogja," katanya.
Dengan dilantiknya Dewan Pengawas yang baru ini, harapannya akan meningkatkan kerjasama dan kemitraan dengan para Usaha Kecil Menengah yang selama ini telah terjalin dengan baik.
"Saya yakin beliau memiliki pengalaman yang luas, wawasan kapabilitas dan kapasitas yang mumpuni, dalam ikut mengawal agar kinerja Bank Jogja tetap baik dan sehat," kata Haryadi.
Menjabat sebagai Dewan Pengawas Independen merupakan tugas yang tidak ringan dam juga tidak berat. Hal ini tergantung kinerja dan bagaimana menjalin hubungan dengan pihak terkait. Sehingga hubungan baik dengan seluruh stakeholder menjadi poin yang perlu dijaga.
"Meski Pak Indra memiliki banyak agenda di luar, kami mohon atensi yang cukup untuk Bank Jogja ini. Semoga ke depan akan semakin kompetitif di tengah persaingan yang ketat," kata Haryadi. "Semoga amanah ini mendatangkan kebaikan."
Terlepas dari tantangan yang berat, bukan berarti membawa Bank Jogja menuju masa kejayaan merupakan hal yang mustahil. Dengan komitmen dan dedikasi yang tinggi, maka semua itu berpotensi untuk diraih. "Saya yakin dan percaya, jajaran direksi mampu melaksankan tugas sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan," katanya.
Sebagai informasi, Indra Bastian merupakan profesor serta akademisi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia juga cukup lama berkiprah sebagai praktisi perekonomian dan perbankan.
Pelantikan berlangsung secara luring dan daring. Indra mengikuti secara daring lantaran kondisi yang kurang sehat. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 13 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.