Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah pelayat memadati Masjid Suciati Saliman, Selasa (15/3/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Pendiri masjid Suciati Saliman dan Founder Saliman Riyanto Group, Suciati, berpulang pada Selasa (15/3/2022) pagi. Sempat dirawat di RSUP Dr. Sardjito, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit maag yang sudah cukup lama.
Putri pertama Suciati, Atik Saliman Raharjo, menjelaskan Suciati mengembuskan nafas terakhir pada pukul 03.55 WIB. Mendiang sempat dirawat di RSUP Dr. Sardjito sekitar satu bulan. "Sakit perut, maag. Sudah lumayan lama, satu bulanan," katanya, Selasa (15/3/2022).
Mendiang wafat di usia 69 tahun, meninggalkan dua putri dan empat cucu. Adapun suaminya, Saliman, telah meninggal terlebih dahulu pada 2013 silam. Semasa hidupnya, Suciati dipandang sebagai orang yang selalu ingin memberi manfaat bagi orang di sekitarnya.
"Filosofinya urip itu urup. Jadi bagaimana dia membuat usaha agar supaya hidupnya bermanfaat bagi orang banyak, menciptakan lapangan kerja. Terus juga membangun masjid juga untuk semua masyarakat yang ada di sini beribadah bersama," ungkapnya.
Baca juga: LONG-FORM: Menjadi Entrepreneur Dunia-Akhirat ala Suciati Saliman
Masjid Suciati Saliman dibangun pada 2015 dan diresmikan pada 2018, dengan mengambil nama yang merupakan gabungan nama suami-istri ini. "Jadi masjidnya Suciati Saliman memang dulu cita-cita beliau berdua," katanya.
Tak berhenti dengan membangun masjid, Suciati saat ini juga tengah membangun pondok pesantren putri. Di pondok pesantren itu nantinya selain belajar agama, santri juga akan dibekali dengan ilmu kewirausahaan, sehingga diharapkan dapat menciptakan enterpreneur muslim.
Jenazah Suciati disemayamkan di Masjid Suciati Saliman. Setelah itu, pemakanam akan dilakukan di pemakaman keluarga, di Jalan Kaliurang Km 5 Tawangsari, pada pukul 14.00 WIB di hari yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.