Delegasi Dunia Ramaikan CFD Klaten, KLIC Fest 2026 Resmi Dimulai
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
BPOM menggelar kegiatan Pelayanan Registrasi Pangan Olahan di DIY di Hotel Grand Inna pada 17-18 Maret 2022./Ist
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu aspek pendukung perekonomian Indonesia yang sangat berperan aktif dalam memajukan roda perekonomian yang sempat terpuruk selama pandemi Covid-19. Berkembangnya UMKM berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan.
UMKM pangan di DIY terus bertumbuh seiring dengan semakin bervariasinya inovasi produk dan bertambahnya pelaku usaha yang beralih dari usaha lain karena efek pandemi Covid-19. Produk pangan beku dan produk pangan steril komersial di DIY semakin berkembang dengan ditunjang berkembangnya penggunaan medsos, marketplace dan perusahaan ekspedisi.
Produk-produk pangan olahan ini harus memiliki izin edar. Sesuai Peraturan Kepala Badan POM No. 27 Tahun 2017, izin edar pangan merupakan legalitas yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha pangan untuk memproduksi dan mengedarkan pangan. Badan POM hadir untuk berkontribusi mengawal produk pangan yang beredar agar memenuhi standar keamanan dan mutunya. Proses pemberian izin edar ini merupakan bentuk pengawasan pre-market, yaitu penilaian keamanan terhadap produk sebelum beredar.
Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pelayanan Registrasi Pangan Olahan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha pangan terhadap regulasi dan proses pendaftaran pangan, serta merupakan upaya aktif Badan POM dalam mempermudah, mendekatkan diri kepada masyarakat dan mempercepat proses pendaftaran pangan sebagai bentuk dukungan Badan POM terhadap UMKM pangan.
Di tahun 2022 BBPOM di Yogyakarta kembali mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Pelayanan Registrasi Pangan Olahan. Tim Badan POM dari Direktorat Registrasi Pangan Olahan dipimpin oleh Kinarsashanti Puspitaninganindita, S.Si, Apt, MSc (Subkoordinator Subkelompok Substansi Registrasi Bahan Tambahan Pangan dan Bahan Penolong) beserta tujuh petugas evaluator, yang bertugas untuk melaksanakan evaluasi dan penilaian dokumen pendaftaran produk pangan yang telah diajukan oleh pelaku usaha di DIY yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 17-18 Maret 2022.
Kegiatan Pelayanan Registrasi Pangan Olahan selama 2 hari ini menghasilkan 61 Nomor Izin Edar (NIE) pangan baru, dan verifikasi akun lima perusahaan (meliputi penambahan jenis pangan, penambahan pabrik baru, dan pengajuan perubahan).
Dengan telah dikeluarkannya NIE ini, produk pangan tersebut telah mempunyai legalitas untuk diperjualbelikan di pasar offline maupun online. Produk-produk yang didaftarkan ini merupakan hasil sinergisme dan kolaborasi pendampingan antara BBPOM di Yogyakarta dengan beberapa instasi terkait yaitu Dinas Koperasi dan UKM DIY, Dinas Koperasi Kulonprogo, Dinas Pertanian DIY, Pusat Riset dan Proses Pangan - BRIN (PRTPP BRIN), Dinas Kesehatan Kab. Sleman, Dinas Perindag Gunungkidul, Program orang tua angkat (PT. Sari Husada dan PT Tiga Raksa Satria Tbk). *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.