Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 2 Juli 2026, Tarif Rp12.000
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA--DIY berpotensi untuk turun ke level 3 pada PPKM. Kasus harian Covid-19 menunjukkan angka terus menurun dan angka kesembuhan cenderung tinggi. Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan dari sisi pembatasan mobilitas masyarakat level 3 maupun 4 sama saja, terpenting masyarakat harus taat prokes.
Sultan HB menyatakan potensi penurunan level PPKM di DIY karena kasus harian cenderung menurun. Namun penurunan itu tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat. Terpenting masyarakat harus taat prokes, agar kasus terus menurun karena pandemi sudah berlangsung lebih dari dua tahun.
“Sakjane level 3 level 4 podo wae [Level 3 atau level 4 sama saja], karena kita sudah dua tahun, [potensi penurunan level itu] karena kondisinya menurun saja. Kondisi menurun, tetap sama saja tetap prokes sama masker itu jadi faktor utama. Semoga makin menurun, selesai lah sudah dua tahun lebih. Tetapi sama saja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (21/3/2022).
BACA JUGA: Pesawat Kontroversial Boeing 737 Kembali Celaka, Kali Ini di China!
Sulitnya melakukan pembatasan karena saat ini banyak masyarakat yang ingin ke Jogja seiring dengan ditiadakannya kewajiban PCR saat naik transportasi umum seperti pesawat. Kondisi seperti itu jelas tidak bisa dilakukan pembatasan. Maka satu-satunya cara untuk mencegah penularan menurut Sultan adalah dengan menaati prokes.
“Karena memang kita sudah sulit, mau level 3 atau level 4 sudah sulit. Akan makin banyak orang datang ke Jogja, karena orang naik pesawat enggak perlu pakai PCR dan sebagainya, leh arep mbatesi piye [bagaimana cara melakukan pembatasan]. Satu-satunya cara prokes sama masker tetap dimanapun berada,” katanya.
Sultan menyinggung soal sudah lelahnya masyarakat dalam menghadapi pandemi. Meski demikian ia belum berani berkomentar banyak soal persiapan DIY menuju endemi. Karena penetapan status endemi sepenuhnya menjadi wewenang WHO.
HB X berpesan dengan angka kasus harian yang terus menurun ini berharap agar pemerintah kabupaten dan kota di DIY terus menjaga agar bisa stabil.
“Semua sudah lelah sebetulnya, yang punya pasien itu kan kabupaten kota, ya kan bagaimana kabupaten kota bisa menjaga kondisi yang turun begini ini, bisa dijaga gitu saja [agar stabil], cara melihatnya antara yang positif sama yang sembuh banyak yang sembuh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Prediksi Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026, lengkap dengan line up, analisis kekuatan tim, dan skor akhir.
Penggerebekan narkoba di Katingan ricuh, satu polisi gugur dan dua anggota hilang. Pencarian masih berlangsung.
PSS Sleman resmi berpisah dengan Ichsan Pratama. Gelandang kunci Super Elja musim lalu kini meninggalkan tim.
DPR RI hormati putusan MK yang menetapkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat dan siap menindaklanjuti secara yuridis.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.