15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Tahapan pengadaan lahan jalan tol Jogja-Solo terus berjalan. Kali ini, warga Tamanmartani, Kalasan mulai menggelar musyawarah warga pada Selasa (12/4/2022) dan Rabu (13/4/2022).
PPK Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo wilayah DIY, Dian Hardiyansyah mengatakan kegiatan musyawarah warga digelar setelah Tim Appraisal menyelesaikan tugasnya untuk menilai lahan, bangunan dan tanaman terdampak jalan tol. "Kami memulai kegiatan musyawarah warga dari Tamanmartani. Mulai besok (hari ini) selama dua hari," katanya, Senin (11/4/2022).
Setelah proses musyawarah warga di Tamanmartani, lanjut Dian, pekan depan kegiatan yang sama akan digelar untuk warga Purwomartani. "Untuk Selomartani dan Tirtomartani saat ini masih dalam proses penilaian tim Appraisal," katanya.
BACA JUGA: Selamat! Pebulu Tangkis Muda Indonesia Menang di Alpes International U-19
Kegiatan musyawarah warga tersebut, lanjut Dian, merupakan musyawarah bentuk ganti kerugian. Apakah warga terdampak mau menerima dalam bentuk uang ganti kerugian atau dalam bentuk bagunan pengganti. "Kalau nilainya yang sudah ditentukan tim Appraisal sudah final," katanya.
Dia mengatakan, setelah proses musyawarah digelar maka warga akan segera menerima uang ganti kerugian. Biasanya, kata Dian, proses pembayaran dilalukan setelah satu bulan dari waktu kegiatan musyawarah. Namun hal itu tergantung dari kelengkapan dokumen yang diberikan. "Ya paling cepat pembayaran UGK akhir Mei mendatang," katanya.
Untuk seksi 2 masih berjalan proses inventarisasi, identifikasi dan validasi data lahan terdampak masih terus berjalan. Satgas A dan Satgas B masih terus menyelesaikan proses identifikasi lahan di tiga kalurahan baik Kalurahan Tirtoadi, Tlogoadi maupun Trihanggo. "Kami masih menunggu laporan dari Tim P2T (Tim Panitia Pengadaan Tanah)," katanya.
Diakuinya, dari proses tersebut petugas menemukan sejumlah patok yang menjadi penanda lahan terdampak jalan tol bergerser. Namun hal itu tidak menjadi masalah karena Satgas selama ini berpaku pada titik kordinat yang sudah ditentukan. "Kami sudah menggerser patok pada tempatnya. Ya wajar patok hilang atau bergeser karena sudah ditanam sejak 2019 lalu," katanya.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah BPN Kanwil DIY Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan TP2T masih menyelesaikan proses inventarisasi lahan terdampak. Tim P2T baik di seksi 1 maupun seksi 2 bekerja secara pararel dari kalurahan per kalurahan. "
Diakuinya, banyak patok yang hilang atau bergeser dari tempat semula. Ia tidak mengetahui pasti apakah pergeseran patok disengaja atau tidak. Namun masalah tersebut tidak menjadi kendala karena Satgas sudah memiliki data awal. "Tapi kami kan sudah memiliki titik kordinat. Tidak masalah meski patok hilang atau bergeser. Kami kembalikan patok seperti semula," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Warga Jotawang, Bantul, mengamankan pria yang dicurigai membawa sabu 0,33 gram dalam bungkus kopi sebelum diserahkan ke polisi.
Jalan sehat HUT RI di Ngluwar Magelang diikuti 4.000 warga dan ikut menggerakkan UMKM serta potensi ekonomi desa.
PPh marketplace kembali ditunda hingga 1 November 2026. Pemerintah mempertimbangkan ekonomi dan daya beli sebelum menerapkan pungutan.
Hunter Biden mengungkap kanker prostat Joe Biden telah menyebar ke tulang dan bagian tubuh lain hingga menyebabkan rasa sakit.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.