Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Aris Suharyanta memproyeksikan arus mudik 2022 akan lebih ramai dibandingkan dengan 2019 sebelum atau pra pandemi Covid-19. Untuk mengamankan mudik Lebaran 2022, Dishub Bantul menurunkan 80 personil.
Pemerintah melarang masyarakat mudik selama dua tahun di 2022 dan 2021 akibat pandemi Covid. Di 2022 mudik kembali diizinkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"[akan] Lebih macet dan lebih ramai [dibandingkan 2019]," ungkapnya kepada Harian Jogja, Sabtu (30/4/2022).
Dia menjelaskan di Bantul setidaknya ada empat lokasi yang akan menjadi titik macet. Di antaranya Simpang Tiga Piyungan, Simpang Empat Tembi, Manding, dan Bakulan.
Baca juga: Memasuki Arus Puncak Mudik, Ini Daftar Gerbang Tol Rawan Macet
"Titik macet ada di Simpang Tiga Piyungan, Simpang Empat Tembi, Manding, dan Bakulan. [puncak mudik] 29-30 April 2022," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan sinyal kepada jajarannya agar lebih siap dalam menyambut pemudik yang jumlahnya diperkirakan melebihi jumlah penduduk DIY.
Pemudik diperkirakan lebih banyak membawa uang. Sultan menyatakan persiapan untuk menyambut pemudik yang bakal masuk ke DIY harus lebih baik. Karena perkiraan DIY bakal banjir pemudik merupakan hal yang logis.
Mengingat sudah dua tahun pandemi dan tidak bisa mudik. Selain itu para pemudik diperkirakan membawa banyak uang karena di tahun sebelumnya mereka tidak melakukan pengeluaran untuk mudik ke daerah.
"Persiapannya memang kita perlu lebih baik, karena hampir tiga kali lipat dari biasanya, kita bisa memahami karena selama dua tahun mereka tidak bisa keluar daerah. Kalau nyelengi sangune wis okeh [kalau menabung hasilnya sudah banyak], jadi waktu ke daerah kemungkinan juga banyak membawa uang yang lebih, karena ada kesempatan," kata Sultan di Kepatihan, Senin (25/4/2022). *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.