Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Deretan toko di kawasan Malioboro, Jogja, Rabu (9/2/2022)./Harian Jogja-Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja menggodok program bus Trans Wisata yang akan berfungsi untuk mengatasi masalah kemacetan dan minimnya lahan parkir di wilayah ini. Angkutan untuk wisatawan itu digadang-gadang dapat mengurai kemacetan.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan sektor pariwisata yang kembali menggeliat setelah pandemi Covid-19 harus dihadapi dengan sejumlah rencana karena wilayah Jogja tergolong sempit dengan jalanan yang sudah tak bisa dilebarkan.
BACA JUGA: DIY Incar Investasi Rp4,5 Triliun, Pintu Keluar Tol Jogja Solo & Jogja Bawen Jadi Tumpuan
Pada libur Lebaran beberapa waktu lalu dan libur akhir pekan panjang ini, sejumlah ruas jalan di Jogja sangat padat kendaraan.
Bus Trans Wisata diharapkan bisa menjadi alternatif yang bisa digunakan oleh wisatawan. Kelak, wisatawan yang datang ke Jogja dengan bus wisata akan berhenti di lokasi parkir khusus bus wisata dan selanjutnya akan diangkut dengan kendaraan untuk menuju berbagai destinasi favorit.
"Sebenarnya sekarang kan shuttle Si Thole juga sudah mulai jalan. Tapi, itu sifatnya sementara. Ke depan, kami harus menata sistem transportasi, guna mendukung pariwisata," kata Heroe, Senin (16/5/2022).
Menurut Heroe, bus pariwisata tidak akan diperbolehkan melintas di dalam kota. Bus wisata wajib parkir di tempat resmi dan wisatawan akan diangkut dengan Trans Wisata.
Trans Wisata akan beroperasi dari satu destinasi wisata satu ke destinasi wisata lainnya. Satu tiket akan berlaku 24 jam agar wisatawan tidak terburu-buru saat menikmati Jogja. "Berarti wisatawan cukup berhenti di parkiran, kemudian lanjut perjalanan dengan Trans Wisata," kata dia.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja, Windarto, mengatakan jawatannya berkoordinasi dengan Pemda DIY untuk mewujudkan keberadaan Trans Wisata. Nantinya jenis bus yang dioperasikan merupakan bus listrik dan akan melayani wisatawan yang menuju Malioboro dan sekitarnya.
BACA JUGA: Tidak Kuat Menanjak di Jalan Imogiri-Dlingo, Mikrobus Hantam Dua Mobil di Belakangnya
"Sudah ada rencana dengan bus listrik, mulai 2023 akan melayani kawasan Malioboro dan sekitarnya," ujarnya.
Windarto memastikan Trans Wisata tidak akan tumpang tindih dengan shuttle Si Thole yang lebih dulu beroperasi. Pasalnya rute dan cakupan Trans Wisata akan lebih luas. "Si Thole hanya melayani para wisatawan kawasan Njeron Beteng saja atau dari Ngabean ke wisata Kraton Jogja," kata Windarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest