Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Heroe Poerwadi (ketiga dari kiri) saat memberikan bantuan di Umbulharjo, Jogja, Kamis (19/5/2022)./Istimewa-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memberikan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung yang terjadi pada 5 Mei 2022.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat, mengataka bencana tersebut berdampak pada kerusakan 69 rumah warga di wilayah Kemantren Umbulharjo. Sebanyak 56 rumah diperbaiki secara swadaya atau mandiri oleh masyarakat. Sehingga BPBD Kota Jogja membantu sekitar 13 rumah sisanya.
“Kerusakan ada yang ringan, berat, dan sebagainya. Alhamdulillah kesadaran masyarakat tidak menunggu bantuan dari pemerintah. Yang bisa diperbaiki, diperbaiki warga. Jadi yang kami bantu sekitar 13 rumah,” jelas Nur Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Jumat (20/5/2022).
Bantuan dari BPBD bersifat penyelamatan, artinya layak fungsi sehingga rumah sudah bisa dihuni dengan aman. Bantuan material bangunan yang diberikan berupa atap asbes dan kayu. Dalam kesempatan ini pula, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja juga memberikan santunan uang kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk empati dan dukungan Pemkot Jogja kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Ini bentuk perhatian, dukungan, dan kebersamaan kami untuk bisa saling menguatkan satu sama lain,” kata Heroe.
Heroe mengapresiasi masyarakat yang spontan saling membantu saat terjadi bencana. Harapannya kebersamaan masyarakat tetap terjaga ke depannya. “Ini bagian dari upaya kami semua, karena tidak pernah tahu musibah bencana akan terjadi dan menimpa siapa. Yang kami tahu, kami harus siap-siap. Sehabis bencana kami harus belajar mitigasi agar kalau ada bencana serupa dan menimpa daerah kami tidak kena apa-apa,” katanya.
Masyarakat perlu memitigasi atau mengurangi faktor risiko bencana. Mitigasi dapat dilakukan dengan mengantisipasi agar tidak terdampak bencana kembali. Misalnya bagian atap rumah seperti seng harus dipasang dengan kuat agar tidak mudah terbang saat ada angin kencang.
Salah seorang perwakilan warga yang menerima bantuan, Ketua Kampung Sanggrahan Kelurahan Semaki, Supadi, mengatakan terima kasih atas pemberian bantuan dari Pemkot Jogja. “Terima kasih sekali atas bantuan yang diberikan. Sebagian warga sudah memperbaiki sendiri, sebagian belum. Di Kampung Sanggrahan ada tiga warga yang mendapat bantuan dari BPBD ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.
Kesbangpol Bantul berkoordinasi terkait polemik penolakan Gereja GMS di Sewon yang dipersoalkan soal perizinan rumah ibadah.