APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Pejabat Pembuat komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo wilayah DIY, Dian Hardiyansyah menyatakan alokasi dana pembebasan lahan jalan tol Jogja-Solo hingga akhir tahun ini sebesar Rp5 triliun.
Hanya saja, sampai bulan keenam tahun ini yang disiapkan hanya sebesar Rp1,1 triliun baik tol Jogja Solo yang melewati DIY maupun Jawa Tengah. "Kami kejar penyerapannya sampai Juni ini agar kami bisa mengajukan kembali," katanya, Selasa (24/5/2022) kepada harianjogja.com.
Terkait dana pembebasan lahan di seksi 3 yakni jalan tol Jogja-Kulonprogo, lanjut Dian, menunggu perkembangan. Sebab alokasi dana yang disediakan difokuskan pada pembebasan lahan di seksi 1 dan 2. "Karena yang dilakukan [pembebasan lahan] saat ini seksi 1 dan 2. Kalau seksi 3, pembebasannya, kami belum jamin di bulan kapan karena masih berproses. Namun sebagian kecil [lahan yang dibebaskan] ada di seksi 3," katanya.
BACA JUGA: Bocor! Pengadaan Antigen di Kemenkes Melebihi Kebutuhan sampai Rp314 Miliar
Adapun proses pengadaan dan pembebasan lahan jalan tol Jogja-Solo baik seksi 1 maupun seksi 2 terus dilakukan. Adapun untuk seksi 3 masih dilakukan sejumlah persiapan.
Terakhir, pihaknya baru mengajukan proses pembayaran lahan terdampak bagi warga Tamanmartani ke LMAN. Pengajuan pembayaran yang diajukan ke LMAN baru 67 bidang dari 140 bidang lahan yang dibutuhkan.
"Biasanya prosesnya menunggu antara 3 minggu sampai satu bulan. Untuk Purwomartani kami sedang melengkapi pemberkasannya, semoga akhir Mei ini kami bisa mengajukan pembayaran [ke LMAN]," katanya.
Untuk Tol Jogja Solo seksi 2, katanya, proses inventarisasi, identifikasi dan validasi data lahan terus berjalan. Hasil identifikasi yang dilakukan baik di Tirtoadi, Tlogoadi, dan Trihanggo dari Satgas A dan Satgas B masih menunggu diumumkan kepada warga.
"Kami masih menunggu pengumuman dari Tim P2T (Tim Panitia Pengadaan Tanah). Setelah diumumkan, setelah itu ada tim apprasial kemudian musyawarah warga. Jadi masih ada beberapa tahapan," katanya.
Disinggung soal seksi 3 yang menghubungkan Jogja-Kulonprogo, Dian mengatakan masih dalam persiapan. Surat dokumen perencanaan dari Dirjen Bina Marga PUPR sudah diserahkan ke Pemda DIY. Terkait kensesuaian pemanfaatan ruang, kata Dian, tinggal menunggu suratnya keluar dari Kementerian ATR.
"Kami masih menunggu tindak lanjut pembentukan tim persiapan [pengadaan lahan] dan mulai sosialisasi kepada warga. Sebab ini merupakan kewenangan Pemda DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
FIFA dan adidas meluncurkan Trionda Final, bola resmi semifinal hingga final Piala Dunia 2026. Bola berwarna emas-hitam ini dibekali teknologi AI untuk membantu
Mobil bekas Rp70 jutaan masih menawarkan banyak pilihan menarik. Mulai Toyota Agya, Honda Jazz, Avanza hingga Suzuki Swift yang cocok untuk ke
Jadwal 32 besar Japan Open 2026: 8 wakil Indonesia bertanding hari ini. Fajar/Rian, Putri KW, Zaki Ubaidillah, dan lainnya siap tempur. Simak jadwal lengkap.
Didier Deschamps hengkang dari Timnas Prancis usai kalah 0-2 dari Spanyol. Zinedine Zidane siap gantikan, Fabrizio Romano konfirmasi era baru Les Bleus.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik tiga kepala OPD hasil lelang jabatan. Ia menyoroti layanan RSUD, kemiskinan, dan penguatan Satpol PP.