Pesan Tegas Bupati Endah ke Pejabat Baru, Jangan Khianati Amanah

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 15 Juli 2026 08:07 WIB
Pesan Tegas Bupati Endah ke Pejabat Baru, Jangan Khianati Amanah

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi mengisi tiga jabatan strategis yang sebelumnya kosong melalui mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan.

Pelantikan berlangsung di Bangsal Sewokoprojo pada Selasa (14/7/2026) dan dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.

Tiga pejabat yang dilantik yakni Arisandi Purba yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan kini dipercaya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gunungkidul.

Kemudian Arkham Mashudi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan dan Rumah Tangga ditetapkan sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).

Sementara posisi Direktur RSUD Wonosari kini diemban oleh Diyah Prasetyorini yang sebelumnya bertugas sebagai Wakil Direktur RSUD Wonosari.

Dalam sambutannya, Endah menegaskan jabatan bukan sekadar promosi karier atau penghargaan bagi aparatur sipil negara. Menurutnya, jabatan harus dimaknai sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Harus menjaga integritas dan bekerja secara profesional. Musuh kita bukan orang lain, tetapi diri sendiri sehingga saat menjadi pejabat harus benar-benar bisa amanah,” ujar Endah.

Bupati yang akrab disapa Mbak Endah itu menilai masih banyak pekerjaan yang harus dibenahi di berbagai sektor pelayanan publik di Gunungkidul.

Salah satu sorotan utama ditujukan kepada RSUD Wonosari. Ia mengaku masih menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait lamanya waktu tunggu pasien untuk mendapatkan pelayanan medis.

Menurut Endah, persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian dari jajaran manajemen rumah sakit agar kualitas layanan kesehatan semakin baik.

Ia mencontohkan adanya pasien yang harus menunggu cukup lama karena dokter yang bertugas belum hadir sesuai jadwal pelayanan.

“Masih ada keluhan berkaitan dengan jam pelayanan karena pasien harus menunggu lama karena dokter yang memeriksa belum datang,” katanya.

Tak hanya sektor kesehatan, perhatian juga diberikan kepada Dinas Sosial P3A yang memiliki peran penting dalam program pengentasan kemiskinan.

Endah meminta kepala dinas yang baru memastikan akurasi data penerima bantuan sosial sehingga program pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Menurutnya, kesalahan pendataan dapat memicu ketimpangan karena warga yang sebenarnya mampu justru menerima bantuan, sementara keluarga miskin tidak terakomodasi.

“Data ini sangat penting. Jangan sampai ada orang masuk kategori kaya, tetapi ditempeli stiker penerima bantuan. Sedangkan keluarga miskin malah luput dari penerima bantuan,” tegasnya.

Untuk Satpol PP, Endah menekankan pentingnya pembinaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Ia meminta organisasi penegak peraturan daerah tersebut rutin melakukan peningkatan kapasitas personel agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Pembinaan harus dilakukan rutin setiap minggunya agar para pegawai benar-benar komitmen dengan ketugasan yang dimiliki,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar, menjelaskan pengisian tiga jabatan tersebut merupakan hasil seleksi terbuka yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut dia, setiap posisi yang dilelang menghasilkan tiga nama terbaik yang kemudian diajukan kepada bupati untuk dipilih.

Seluruh peserta yang masuk tiga besar telah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari uji kompetensi, wawancara, hingga penyampaian gagasan terkait jabatan yang dilamar.

“Di setiap lowongan ada tiga nama yang diajukan untuk kemudian dipilih oleh Bupati,” kata Iskandar.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya tugas baru bagi tiga pejabat tersebut untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan publik yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online