Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Deklarasi komitmen damai dari masyarakat NTT, Maluku dan Papua, Sabtu (23/7/2022). Anisatul Umah/Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN - Paguyuban warga dari NTT, Maluku dan Papua yang di tinggal di wilayah Sleman hari ini, Sabtu (23/7/2022) melakukan komitmen deklarasi damai. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengharapkan komitmen damai ini tidak hanya berhenti pada seremonial. Aksi ini menyusul kerusuhan yang terjadi di Babarsari beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan Kabupaten Sleman adalah rumah bagi semua etnik, diharapkan bisa menjadi visi bersama semua yang tinggal di Sleman menjaga keamanan dan kestabilan. Menurutnya keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus disyukuri.
"Saya harap warga Sleman menjaga kerukunan, keharmonisan dalam hidup bermasyarakat," ucapnya dalam acara deklarasi damai, Sabtu (23/7/2022).
Diharapkan setelah komitmen bersama ini kehidupan masyarakat di Sleman bisa semakin damai dan harmonis. "Semua bersaudara, Jogja rumah kita bersama," lanjutnya.
Perwakilan dari NTT, Tala Fargas Guteres mengatakan atas nama pribadi dan masyarakat NTT di Jogjakarta memohon maaf kepada masyarakat Jogja atas kejadian kerusuhan di Babarsari.
BACA JUGA: Jokowi Minta Konversi Motor dan Kompor Tenaga Listrik Dipercepat
"Berikan kami kesempatan untuk memperbaiki ini, harapan kami tidak hanya dari NTT, dari Papua dari Maluku kami yang jadi masyarakat Jogja pendatang di sini akan berusaha semaksimal mungkin jaga ketertiban, kedamaian, dan keamanan," ucapnya.
Perwakilan dari Maluku, Fauzan Rahawani juga menyampaikan permohonan maaf. Menurutnya konflik tidak akan menghasilkan apapun, yang menang jadi abu yang kalah jadi arang.
Setelah deklarasi damai ini, menurutnya yang perlu diimplementasikan adalah menjadi agen perubahan dan perdamaian. Tujuan ke Jogja untuk sekolah atau bekerja harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
"Karena kita bekerja dan menuntut ilmu harus hargai nilai-nilai istiadat di sini. Mengutip orang biasa bilang dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung," paparnya.
Kemudian perwakilan dari Papua Essau Kaisai mengajak untuk menghormati budaya dan norma-norma yang berlaku. Ia juga meminta maaf atas kekisruhan yang sempat terjadi.
"Seharusnya bersyukur diizinkan menimba ilmu dan mengecap pendidikan, budaya, dan juga segala macam keunggulan ekonomi di sini. Kami mohon maaf mungkin selama ini timbulkan kegaduhan," ungkapnya.
Sebelumnya, Polda DIY menetapkan lima orang tersangka dari rangkaian kasus kerusuhan di wilayah Babarsari. Empat di antaranya sudah ditahan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
AESI mendorong optimalisasi lahan untuk mengejar target PLTS 100 GW dengan skema bertahap, termasuk rooftop dan pembangkit skala besar.
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.