BEDAH BUKU: UMKM Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Branding
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) Periode 3 Universitas Alma Ata, Yogyakarta menyemarakkan tema stunting sebagai upaya untuk pencegahan stunting di Dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan/Ist
JOGJA-Stunting merupakan tema yang diunggah dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) Periode 3 Universitas Alma Ata, Yogyakarta yang dilaksanakan di Kecamatan Pajangan. Mahasiswa kelompok 15 dengan dosen pembimbing lapangan, Mulyanti, S. Kep., NS., MPH di Kelurahan Guwosari, tepatnya di Dusun Pringgading ikut serta dalam menyemarakkan tema stunting sebagai upaya untuk pencegahan stunting di Dusun tersebut.
Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, dijelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan Mahasiswa kelompok 15 ialah mengadakan sosialisasi guna mengedukasi masyarakat khususnya posyandu agar bersama-sama melakukan pencegahan sedari dini.
Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan bersamaan dengan Posyandu pada tanggal 13 Juli 2022 di Posyandu Dahlia 1 tempatnya di PAUD Dahlia 1, sedangkan sosialisasi stunting Posyandu Dahlia 2 dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2022 di Perumahan Blok 2, tepatnya pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.
Banyak yang ikut hadir dalam sosialisasi tersebut diantaranya anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu anggota posyandu. Kegiatan yang dilakukan ialah mengisi daftar hadir, menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, dan lingkar kepala untuk balita, kemudian dilanjutkan mengikuti sosialisasi stunting.
Stunting sendiri merupakan kondisi badan seseorang lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang lain pada umumnya. Kondisi tersebut kerap kali menyerang dikarenakan faktor ekonomi dan lingkungan, seperti yang terjadi di Dusun Pringgading. Orang tua yang sibuk bekerja sehingga memilih menitipkan anaknya pada pengasuh mengakibatkan kurangnya perhatian orang tua pada anak. Sehingga orang tua tidak memiliki waktu banyak untuk memperhatikan tumbuh kembang anak. Selain karena faktor ekonomi dan lingkungan, stunting juga dapat dipengaruhi faktor genetik dan nutrisi ibu ketika hamil.
Maka dari itu dari mahasiswa KKN Tematik kelompok 15 memberikan penanganan lebih awal dengan memberikan saran pencegahan stunting dan mengedukasi orang tua untuk tetap memperhatikan tumbuh kembang anak dengan mencuci tangan dengan sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, berhenti buang air besar sembarangan, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah cair.
Untuk mendukung sosialisasi stunting, Mahasiswa kelompok 15 KKN T Dusun Pringgading memberikan tempat sampah yang dibagi menjadi 2 yakni organik dan nonorganik, dibagikan ke beberapa masjid dan mushola dengan harapan warga masyarakat Pringgading menjaga kebersihan lingkungan, sehingga meningkatkan kesehatan lingkungan anak dalam pencegahan stunting.
Selain memberikan layanan sosialisasi stunting, Mahasiswa kelompok 15 KKN Tematik Dusun Pringgading juga memberikan Layanan Kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, pengukuran BMI, asam urat, gula darah, dan kolesterol secara gratis bertempat di rumah Dukuh Pringgading.
Pemeriksaan tersebut diikuti lebih dari 100 warga Dusun Pringgading dari RT 01 hingga RT 09. Agar tidak melebihi batas kuota, Mahasiswa kelompok 15 KKN T berkolaborasi dengan setiap Ketua RT untuk mendata warga yang ingin mengikuti pemeriksaan, sehingga pada saat hari pemeriksaan, warga cukup mengkonfirmasi kehadiran dengan bertanda tangan ditabel kehadiran yang sudah disediakan.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.