Lonjakan Penumpang KAI saat Long Weekend, Jogja Jadi Destinasi Favorit
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memantau cek kesehatan fisik dan mental Atlet Porda dan Peparda 2022, di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Kamis (11/8/2022). / Harian Jogja-Abdul Hamied Razak\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN — Sekitar seribu atlet yang akan bertarung di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022 dicek kesehatan fisik dan mental, di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Kamis (11/8/2022).
Para atlet yang akan berlaga mengikuti pemeriksaan tensi darah, pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tensi, dan gula darah. Mereka juga melakukan konsultasi dengan dokter umum, konsultasi psikologi, konsultasi gizi, dan lainnya.
Untuk menghindari kerumunan, kegiatan pemeriksaan dibagi dalam lima gelombang, mulai pukul 08.00 - 13.00 WIB.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, berharap pemeriksaan para atlet dilakukan agar mereka lebih siap dalam menghadapi Porda XVI dan Peparda III DIY nanti. Ia juga berharap cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini tidak mempengaruhi kesehatan atlet.
"Setelah saya melihat kegiatan pemeriksaan, semua atlet telah siap untuk berlaga di Porda dan Peparda," ujarnya.
Untuk mendukung kesiapan atlet, Kustini mengaku telah menunjuk kepala-kepala OPD se-Kabupaten Sleman sebagai pendamping. Mereka diminta untuk mendampingi setiap cabang olahraga.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Sleman tentang pembentukan kontingen Kabupaten Sleman dalam Porda XVI DIY.
Tujuannya, lanjut Kustini untuk memotivasi para atlet agar selalu bersemangat. Selain itu para atlet juga bisa menyampaikan apa saja kebutuhan-kebutuhannya yang perlu difasilitasi.
"Jadi setiap hari OPD keliling ke tempat latihan. Ada yang pagi, ada yang siang, sampai malam," kata Kustini.
Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Dwi Handoko Wiyoto mengatakan skrining kesehatan dan mental tersebut diikuti sekitar 1.000 atlet dan ofisial.
"Kegiatan ini melibatkan dokter, psikolog, ahli gizi dari dinas kesehatan. Ada juga fisioterapi kalau ada atlet yang cedera, bisa konsultasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.