Kesehatan Ibu Menjadi Faktor Penting untuk Pencegahan Stunting
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir mengunjungi RSUP dr. Sardjito, Kamis (25/8/2022)./Ist
SLEMAN-BPJS Kesehatan terus berupaya mengembangkan inovasi untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam hal pengurusan administrasi kepesertaan maupun pelayanan. Salah satunya berfokus pada tranformasi digital yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sehingga mendongkrak tingkat kepuasan peserta JKN.
Wujud transformasi digital yang saat ini tengah dikembangkan BPJS Kesehatan adalah sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN. Sistem ini diyakini membantu memberi kenyamanan kepada peserta JKN karena mendapatkan kepastian waktu layanan. Peserta tidak lagi harus datang awal ke fasilitas kesehatan sehingga menghindari adanya penumpukan antrean.
Untuk memastikan kelancaran sistem antrean online yang dikembangkan BPJS Kesehatan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir mengunjungi RSUP dr. Sardjito, Kamis (25/8/2022). Dalam kunjungannya ini, dia melihat secara langsung apakah sistem ini terimplementasi dengan baik atau tidak termasuk kendala yang dihadapi di lapangan.
“Implementasi sistem antrean online yang dimaksud adalah adanya data transaksi pemanfaatan aplikasi antrean di fasilitas kesehatan. Baik melalui Aplikasi Mobile JKN, aplikasi web antrean dan aplikasi antrean milik fasilitas kesehatan yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (26/8/2022).
Baca juga: Pakai BPJS Kesehatan jadi Lebih Mudah Periksa Kesehatan
Dia menjelaskan, cara paling mudah untuk mengukur keberhasilan peningkatan mutu layanan adalah dari antrean. Menurutnya, dengan antrean online yang dikembangkan BPJS Kesehatan diyakini akan menurunkan kepadatan antrean dan memangkas waktu tunggu peserta di fasilitas kesehatan. Apalagi, antrean online saat ini sudah terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN.
“Tetapi, tetap harapan kami tidak hanya menggunakan aplikasi antrean online saja tetapi juga pemanfaatannya harus optimal,” ungkapnya.
Direktur Utama RSUP dr. Sardjito, Eniarti menyampaikan, RSUP dr. Sardjito merupakan rumah sakit milik Kementrian Kesehatan yang sudah terintegrasi dengan pendaftaran di Aplikasi Mobile JKN. Pihaknya berharap agar pasien tidak menunggu lebih dari tiga jam, mulai dari datang sampai dengan pulang.
“Sebelum adanya antrean online, peserta dapat menunggu di rumah sakit sekitar 6-8 jam. Namun setelah terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN, sangat memangkas waktu tunggu peserta di rumah sakit,” ungkap Eniarti.
Dia berharap, transformasi digital untuk tahap awal adalah untuk kepentingan peserta dilanjutkan untuk kepentingan rumah sakit. Dimulai dari antrean online kemudian ke elektronik Surat Egibilitas Peserta (SEP) menggunakan fingerprint, selanjutnya ke tahap elektronik medical record.
“Ini merupakan tahapan yang tidak mudah di rumah sakit. Elektronik medical record yang didukung elektronik SEP akan menjadi elektronik klaim. Keuntungannya akan mengurangi selisih dan mempercepat klaim,” ungkapnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif