APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN - Berbeda dengan Pemkab Klaten yang mengusulkan adanya jalur sepeda di jalan tol Jogja-Solo, Pemkab Sleman belum, bahkan tidak akan mengusulkan usulan yang sama.
Sekda Sleman, Harda Kiswaya mengatakan jalan tol sesuai aturan merupakan jalur bebas hambatan. Semua kendaraan yang melewati tentu memacu kendaraannya.
Dalam konteks ini, keselamatan pengguna sepeda terjamin atau tidak? \"Kalau ada jalur sepeda meskipun ada pemisahan jalur, apa itu tidak berbahaya? Kami berpikirnya tol harus memang bebas hambatan sehingga harus dipikirkan risiko-risiko yang kemungkinan muncul,\" kata Harda.
BACA JUGA: Luar Biasa! Jalur Khusus Sepeda Tol Jogja-Solo Seksi 1 Telan Dana Rp200 Miliar
Pemkab Sleman, kata Harda, tidak akan latah dengan usulan tersebut. Sesuai dengan fungsinya jalan tol merupakan jalan yang bebas hambatan dan semua kendaraan berjalan cepat.
Meskipun begitu, Pemkab Sleman tetap mendukung apapun keputusan dari pemerintah. \"Saya pernah pulang dari Jakarta, di sekitar Subang waktu itu, ada truk tronton masuk parit, melompati pagar pembatas. Apa itu tidak beresiko saat ada jalur sepeda?,\" ujar Harda.
Berbeda dengan jalur tol Jogja Solo, Pemkab Sleman mengusulkan adanya jalur wisata sepeda di ruas jalan tol Jogja Bawen. Usulan tersebut disampaikan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menerima kunjungan Direktur PT Jasamarga Jogja Bawen Dwi Winarso pada Kamis (18/8/2022).
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengusulkan agar jalur Tol Jogja Bawen menyediakan jalur khusus sepeda untuk mengangkat potensi wisata di destinasi-destinasi yang dilalui tol tersebut. \"Kami mengusulkan agar jalur wisata sepeda ini dibangun di tol Jogja Bawen. Khususnya di Seyegan,\" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
KPK mengusulkan kampanye akbar ditinjau ulang dan mendorong kampanye digital untuk menekan biaya politik serta mencegah korupsi.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.