Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Gunungkidul Tourism Fest. /Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Memeriahkan Peringatan Hari Pariwisata Dunia yang diperingati tiap tanggal 27 September, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menggelar Gunungkidul Tourism Fest di Destinasi wisata Watu Gendong Kalurahan Beji Kapanewon Ngawen Gunungkidul, pada Sabtu (24/9/2022).
Kegiatan tersebut akan berlangsung pukul 15.00- 22.00 WIB. Di awal acara yakni pukul 15.00 adalah bazar UMKM tradisional dan lomba foto kontes, tarian tradisional reog, peragaan kain batik oleh Dimas Diajeng Gunungkidul dari pembatik cilik, demo pembuatan kain batik, dan penampilan band lokal.
Selanjutnya pada malam hari akan ada penampilan Bohemian Band, lighting show, penampilan tari tradisional Fire Dance, penampilan musik Rinding Gumbeng, Dapur Musik feat Gaseng Oom Wawes dan Pendhosa band.
Baca juga: Sultan: Malioboro Mall dan Hotel Ibis Bisa Terintegrasi dengan JPG
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, M. Arif Aldian menyampaikan pemilihan Destinasi Wisata Watu Gendong Beji Ngawen sebagai lokasi penyelenggaraan event ini dimaksudkan untuk mendukung perkembangan minat wisatawan di masa mendatang.
"Terdapat pergeseran tren dari wisata mass tourism ke wisata minat khusus yaitu salah satunya Desa Wisata, serta sebagai upaya pemerintah dalam mendukung penerapan CBT (Community Based Tourism) untuk menuju pariwisata yang berkelanjutan melalui penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya," katanya, dalam keterangan pers, Jumat (16/9/2022).
Selain itu juga mempromosikan destinasi di sektor utara atau timur wilayah Gunungkidul sehingga dapat meningkatkan aspek ekonomi masyarakat sekitar dan memberikan wadah bagi desa wisata untuk menampilkan potensi yang dimiliki.
Baca juga: Buka Festival Kota Lama Semarang, Ganjar: Konsepnya Beda, Tempatnya Keren
"Kami berharap pariwisata Kabupaten Gunungkidul bisa menuju pariwisata kelas dunia. Di Kabupaten Gunungkidul saat ini sudah memiliki 38 Desa Wisata," katanya.
Ciri khas yang ada di masing-masing desa wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan dari mancanegara dan terbukti masing-masing desa wisata unggul dengan berbagai pencapaian yang telah diraih. Di antaranya adalah Best Village Tourism 2021 dari UNWTO untuk Desa Wisata Nglanggeran, 300 Besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022 untuk Desa Wisata Tepus, Desa Wisata Candirejo- Semin, Desa Wisata Kampung- Ngawen,100 besar dlm ajang ADWI 2022 untuk Desa Wisata Tepus & Desa Wisata Kampung, 50 besar dalam ajang ADWI 2022 untuk Desa Wisata Tepus. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Sebanyak 290 pekerja di Bantul terkena PHK hingga September 2026. Disnakertrans menyiapkan pendampingan dan perluasan kesempatan kerja.
Diseminasi Doktor UKDW mendorong inovasi lintas ilmu melalui beragam penelitian di bidang kesehatan, lingkungan, bisnis, teknologi, dan desain untuk pembangunan
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.
PSI Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. FIA menyebut balapan tetap diperkirakan berjalan, tetapi hiburan bisa dibatasi.
Claude Haiku 5.5 resmi dirilis dengan harga mulai Rp1.791 per 1 juta token dan dirancang untuk pekerjaan AI berulang dalam volume besar.