Reses DPRD Bantul Dorong Penguatan Sarana Pendidikan
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
Para perupa Kota Jogja menampilkan karyanya dalam pameran bertajuk GANGSAR #2 Gugur Gunung./Ist
JOGJA- Melekat sebagai Kota Budaya, Jogja juga merupakan ruang berkesenian. Meramaikan Festival Kebudayaan DIY 2022, para perupa Kota Jogja menampilkan karyanya dalam pameran bertajuk GANGSAR #2 Gugur Gunung.
Kekhasan akulturasi budaya di setiap sudut Kota Jogja tidak lepas dari visual-visual peradaban seni dari masa ke masa. Inilah yang menjadikan Kota Jogja dikenal sebagai Kota Budaya.
Peran para budayawan, seniman, masyarakat serta pemerintah kota telah memberikan kontribusi terhadap lekatnya unsur-unsur budaya di kota ini.
Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kebudayaan Kota Jogja tahun 2022 kembali berpartisipasi dalam Festival Kebudayaan DIY yang bertajuk "Merekah Ruah" yang diselenggarakan 12-25 September 2022.
Salah satu bentuk kegiatan yang diselenggarakan yakni Pameran Perupa Kota Jogja bertema GANGSAR #2 Gugur Gunung.
Kegiatan seni ini juga digelar untuk meramaikan Festival Kesenian Yogyakarta 2022 yang berlangsung dari 17-23 September 2022.
Pameran seni rupa GANGSAR #2 Gugur Gunung 2022 diselenggarakan di Museum Kotagede.
"Yogyakarta dikenal sebagai kotanya gudang seni, yang tak pernah sepi dari kegiatan seni di ruang publik. Kegiatan berkesenian ini patut kita dukung bersama, kegiatan ini juga menjadi wujud pemerintah menyapa dan mengenal warga seni rupa di Kota Yogyakarta," ujar Anggota Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta, Astuti Kusumo.
Perayaan terhadap hasil cipta karsa dan karya kebudayaan Kota Yogyakarta, sudah semestinya selalu dirayakan secara semarak sebagai wujud apresiasi untuk semua elemen pendukung kemajuan kebudayaan di Kota Jogja.
Praktisi Seni dari Fakultas Seni Rupa dan Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Suwarno Wisetrotomo memberikan catatan penting tentang pentingnya membangun identitas seni Kota Yogyakarta.
Suwarno mengatakan dalam birokrasi seperti di Indonesia kini, di samping soal adakah seniman "warga setempat", ada beberapa persoalan yang perlu dipetakan untuk membangun identitas seni Kota Jogja.
"[Salah satunya] Kota akan semakin bertumbuh menjadi 'pintar' yang memudahkan warganya hidup bersama. Kemudian kota akan berfungsi sebagai kota penghubung sekaligus melting pot bagi para seniman dari mana pun asal tinggalnya," kata dia.
Suwarno menambahkan, identitas Kota Jogja perlu dibangun dan dikukuhkan dengan banyak cara, antara lain melalui pinggiran dan sejumlah situs.
Menurutnya, Kotagede sangat pantas digunakan sebagai lokasi sebagai tempat penyelenggaraan pameran seni rupa Gugur Gunung 2022. Karena Kotagede adalah "museum hidup".
"Gugur Gunung mengisyaratkan kerja bersama untuk mencapai tujuan bagi kepengtingan bersama. Watak dasar kita sebagai makhluk sosial adalah kebersamaan. Karya seni pun selalu berwatak 'menyapa' siapa saja dengan cara-cara yang lembut mau pun provokatif," papar Suwarno.
"Kegiatan ini [Pameran Perupa Kota Jogja GANGSAR #2 Gugur Gunung 2022] mampu memberikan ruang ekspresi bagi 75 orang seniman, khususnya seniman Kota Jogja. Kegiatan ini mempunyai harapan bersama-sama gotong royong mempertahankan eksistensi seni rupa di Kota Yogyakarta," imbuh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI AL menemukan kotak hitam dan ekor helikopter Mi-17V5 yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah.
BPOB menggandeng AirAsia mengajak influencer India menjelajahi wisata Jogja dan Jawa Tengah, mulai dari candi hingga pantai.
Satpol PP DIY mengingatkan Jaga Warga fokus menjaga keamanan lingkungan dan mencegah provokasi, bukan mengamankan aksi demonstrasi.
Profil Bahlil Lahadalia, perjalanan hidup, pendidikan, bisnis, jabatan politik, hingga kontroversi pernyataan Raja Jawa.
Kemenpar menyebut wisata golf dan bahari menjadi daya tarik wisatawan Korea Selatan, terutama di Bali, Batam, dan Labuan Bajo.