Sleman Juara Festival Kethoprak DIY 2026, Ini Hasil Lengkapnya
Sleman menjadi Penyaji Terbaik I Festival Kethoprak DIY 2026 dengan nilai 2.397. Simak hasil lengkap dan pesan juri.
Metode pengeringan solar dome berbasis IoT (Internet of Things)./Ist
KULONPROGO-Merosotnya nilai jual hasil pengolahan rempah-rempah yang dikelola oleh kelompok Petani Herbal di daerah Ngargosari Kulonprogo, mengusik tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk terjun langsung membantu mengentaskan permasalahan tersebut.
Tim PkM UAD yang diketuai oleh Anton Yudhana Ph.D dan beberapa dosen serta mahasiswa lintas program studi yaitu Teknik Elektro, Bisnis Jasa Makanan, dan Akuntansi dengan menggandeng kelompok Herbal UD Semesta yang diketuai oleh Fatkhur Rahman, bergerak untuk meningkatkan kualitas pengolahan rempah-rempah yang ada di Ngargosari. Program Kemitraan Masyarakat ini bersumber dari dana DRTPM KEMDIKBUDRISTEK tahun 2022.
Anton Yudhana mengatakan nilai jual rempah-rempah sekarang ini sudah merosot di bawah harga standar. Hal tersebut dipengaruhi oleh metode produksi yang digunakan secara konvensional yaitu hanya dengan menjemur rempah-rempah secara langsung ditempat terbuka.
"Dengan metode tersebut sangat menentukan terhadap kualitas rempah-rempah yang dihasilkan,” ujarnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (21/9/2022).
Metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi industri herbal digunakanlah metode pengeringan solar dome berbasis IoT (Internet of Things) yang dilengkapi dengan sistem pengukur untuk parameter-parameter tertentu diantaranya suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya.
Rempah-rempah yang masih basah nantinya akan dikeringkan menggunakan solar dome tersebut dalam kurun waktu yang relatif singkat. Dalam hal itu pemantauan tingkat kekeringan rempah-rempah dapat dipantau melalui smartphone secara fleksibel kapanpun dan dimanapun secara real time.
“Kegiatan ini menjadi peluang besar untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan taraf ekonomi warga," kata Alia Ariesanti selaku dosen akuntansi.
Ia juga menjelaskan kepada kelompok tani herbal semesta tentang pembuatan branding untuk meningkatkan hasil produksi yang dapat dilakukan di daerah tersebut. Maka dari itu beliau akan memberikan pelatihan khususnya kelompok tani herbal tentang pemasaran produk yang sudah jadi baik dalam negara maupun mancanegara.
Dengan melihat sumber daya rempah-rempah yang melimpah khususnya di Ngargosari, menjadi sentra produksi herbal yang berkemajuan.
Fatkhur rahman menyatakan program ini sangat menjanjikan dan dapat dipercaya keberlanjutannya. “Kami berharap dengan adanya teknologi ini dapat membantu meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi rempah-rempah di Ngargosari sehingga dapat menunjang kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” Senin (12/09/2022).*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman menjadi Penyaji Terbaik I Festival Kethoprak DIY 2026 dengan nilai 2.397. Simak hasil lengkap dan pesan juri.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur dan tarif Rp8.000.
Sopir taksi online berinisial ARA ditahan setelah dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap penumpang perempuan di Jakarta Barat.
Nusron Wahid menyebut integrasi data dan percepatan pelayanan pertanahan dapat mempersempit celah mafia tanah.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan Wi-Fi gratis di 33 stasiun dengan kecepatan hingga 400 Mbps. Simak daftar stasiun yang mendapat fasilitas