MTQ Nasional 2026 di Jateng Jadi Panggung UMKM 35 Provinsi
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran
Acara Opening Ceremony Masa Ta'aruf (Mataf) di Unisa, Senin (26/9/2022)./Harian Jogja.
SLEMAN—Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) menggelar Masa Ta'aruf (Mataf) atau yang biasa dikenal dengan orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) 2022/2023. Ini menjadi Mataf pertama yang digelar secara luring setelah dua tahun digelar daring akibat pandemi Covid-19.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam Opening Ceremony MATAF mengatakan menjadi mahasiswa Unisa adalah sebuah kebanggan dan sekaligus jalan bagi anak-anak bangsa mengukir masa depan. Mahasiswa Unisa diharapkan memiliki semangat, komitmen, dan optimisme tinggi.
"Pesan kami pada mahasiswa baru ;Aisyiyah milikilah dan bangun semangat almamater. Kuliah di Unisa bukan salah pilih, kuliah di Unisa bukan pilihan terpaksa atau karena tidak ada jalan lain. Masa depan ditentukan oleh niat, kekuatan, kegigihan dan kedisiplinan yang kalian miliki sendiri," pesannya di depan mahasiswa baru Unisa, Senin (26/9/2022).
Dia menekankan keberhasilan di masa depan akan diraih dengan perubahan yang dilakukan sendiri. Menurutnya akhlak yang baik menjadi karakter utama yang harus dijunjung tinggi mahasiswa Unisa, untuk meraih masa depan dan cita-cita luhur.
"Menjadi mahasiswa sejatinya mendidik diri dengan karakter akhlak yang utama. Semakin tinggi pendidikan karakter mulia jadi yang utama. Akhlak mulia adalah karakter yang keren," paparnya.
Menghadapi masa depan yang penuh dengan kompetisi, maka sejak masuk Unisa mahasiswa diharapkan sungguh-sungguh mempelajari berbagai keahlian yang lebih. Karena kalau keahlian biasa-biasa saja maka akan mendapatkan tempat yang biasa-biasa juga.
"Pesan terakhir saya, dalam kehidupan menjadi mahasiswa setelah menjadi sarjana dan terdidik maka berikan manfaat yang terbaik bagi kehidupan," pintanya.
Sementara itu, Ketua Umum PP 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini menyampaikan setiap program studi (prodi) memiliki dasar keilmuan yang kuat. Akan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi kehidupan.
"Semua akan terus berdialog selama menjadi mahasiswa secara lebih mendalam dan luas. Semua ilmu yang dijajakan dalam prodi-prodi di Unisa menjadi ilmu penting, yang mesti dipelajari dikuatkan dan diluaskan," jelasnya.
Dia meminta apabila sudah memilih profesi dan bidang keilmuan tertentu harus ditekuni dengan rasa senang. Juga dengan pikiran-pikiran positif bukan keterpaksaan. "Karena yakinlah setiap ilmu yang anda pilih akan ada manfaat," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Telkom Akses meraih tiga penghargaan TOP GRC Awards 2026, termasuk Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026.
Komnas HAM mengecam penembakan tiga ASN Jayawijaya dan mendesak Polda Papua mengusut pelaku secara transparan dan akuntabel.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.