Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 21 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Wisatawan asing menikmati aktivitas membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul./Ist-Dinas Pariwisata Bantul
Harianjogja.com, JOGJA—Kunjungan turis mancanegara ke DIY menunjukkan tren peningkatan di 2022 setelah dihantam pandemi Covid-19 nyaris dua tahun. Sejumlah paket wisata yang remeh temeh justru banyak disukai pelancong asing.
Berdasarkan data BPS, tren peningkatan kunjungan wisatawan ke DIY dimulai sejak April dengan jumlah 35 wisman, kemudian Mei 260 wisman, Juni 369 wisman dan Juli sebanyak 809 wisman. Hingga Juli 2022 tercatat total ada 1.473 kunjungan wisatawan mancanegara.
Kunjungan turis asing masih didominasi turis asal Asia Tenggara dengan rincian Malaysia 910 wisatawan. Meski demikian turis Eropa juga sudah mulai berdatangan. Tercatat sejak April hingga Juli 2022 dari Prancis sebanyak 47 wisatawan, Belanda 51 wisatawan, Inggris 26 wisatawan, dan Jerman 25 wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menjelaskan jumlah kunjungan selama tiga bulan terakhir belum terekap secara detail dari setiap objek wisata. Akan tetapi sejak Juli 2022 lalu tren kunjungan turis asing ke DIY mulai meningkat. Hal itu dilihat dari pengamatan kasat mata di lapangan, baik di objek wisata maupun di bandara dan stasiun.
“Kalau dari sisi jumlah belum dapat update, kalau dari lihat pengamatan baik Bandara YIA, Tourist Information Center dan aktivitas pengamatan lain memang cukup meningkat semenjak Juli Agustus September ini,” kata Singgih kepada Harian Jogja pada pertengahan September 2022 lalu.
Sejumlah turis Eropa justru menyukai wisata alam di desa wisata dengan paket yang mungkin menurut banyak orang dianggap remeh temeh. Di antaranya diajak jalan-jalan ke sawah atau kebun, menanak nasi dengan tungku tradisional hingga membuat suvenir sederhana.
Singgih mengatakan seringkali hal yang sudah biasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat desa justru sangat menarik bagi turis asing. Hal ini disebabkan kemungkinan mereka tidak menemukan aktivitas serupa di negaranya.
BACA JUGA: JITM 2022 Digelar untuk Kebangkitan Pariwisata DIY
“Belum lama ini saya mendapatkan laporan turis mancanegara ini sangat menikmati paket wisata yang dibikin teman-teman pemuda di sana. Bentuknya sangat biasa seperti menanak nasi dengan tungku tradisional, ternyata turis asing sangat menikmati,” ujarnya.
Ia mendorong pengelola objek wisata seperti di desa wisata agar membuat paket wisata dengan menghadirkan pengalaman bagi turis asing, sehingga mereka merasa berkesan. “Memang untuk desa wisata masih perlu pendampingan terkait pembuatan paket wisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.