Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Talkshow Mewujudkan DIY sebagai Pusat Fashion Dunia di Kantor Disperindag DIY bersama Erwin Yuniati pemilik Bahana Batik, Selasa (4/10/2022)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY berupaya mewujudkan DIY sebagai pusat fashion dunia. Dari menggodok konsep dengan menjadikan batik sebagai komoditas utama mewujudkan target tersebut hingga giat mendampingi pembatik sudah dilakukannya.
Ambisi menjadikan DIY sebagai pusat fashion dicanangkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X sejak 2019. Namun karena pandemi, uoaya mewujudkannya baru bisa maksimal lagi tahun ini.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menjelaskan berbagai usaha sudah dilakukan untuk mencapai target tersebut. “Kami juga melakukan kunjungan untuk mengkaji industri batik daerah lain, seperti ke Madura dan Cirebon,” katanya dalam talkshow di Kantor Disperindag DIY bersama Erwin Yuniati pemilik Bahana Batik, Selasa (4/10/2022).
Syam menyebut industri batik DIY berbeda dengan daerah lain. “DIY sudah lama dikenal dengan kekhasan batiknya, dari corak, model produksi, sampai barangnya sudah banyak dikenal luas,” kata dia.
Industri batik yang dikembangkan untuk menunjang target DIY sebagai pusat fashion dunia, jelas Syam, akan berbeda dengan pengembangan industri batik di daerah lain. “Kebetulan selain DIY, Semarang juga sedang mengejar target tersebut, tetapi tentu kami akan lebih berbeda dan cepat untuk mencapai target tersebut,” ucapnya.
Berbagai langkah sudah dilakukan Disperindag DIY, lanjut Syam, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pembatik. “Dari pendampingan, pameran, promosi, hingga fasilitasi usaha pada pembatik kami lakukan,” ujar dia.
Pembatik diberi kemudahan akses memperoleh hak dagang merk dan ekspor. “Kami rutin mendampingi dan memberikan akses gratis kepada pengusaha batik untuk bisa memperoleh lisensi hak merek,” katanya.
Pameran juga kerap dilakukan Disperindag DIY untuk turut membantu promosi batik. “Pada 19-23 Oktober nanti kami juga mengadakan pameran batik di Jogja Expo Center,” jelas Syam.
Dalam pameran tersebut, juga digelar seminar dan workshop serta fashion show. Syam menjelaskan tantangan menjadikan batik sebagai komoditas utama untuk menunjang DIY sebagai pusat fashion dunia adalah mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mau berkecimpung dalam industri ini. “Kami pengin lebih banyak lagi pengusaha batik, terutama dari generasi muda,” ucap dia.
Sementara itu, Erwin Yuniati pemilik Bahana Batik mengapresiasi berbagai upaya dukungan dan bantuan Disperindag DIY pada pengusaha batik. “Kami selama ini sangat terbantu oleh Disperindag DIY terutama pameran dan promosi yang diberikan secara gratis,” katanya, Selasa siang.
BACA JUGA: Hajad Dalem Sekaten 2022 Kembali Digelar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Erwin yang memulai bisnisnya sejak 2010 ini juga memiliki mitra pembatik yang tersebar di berbagai daerah. “Mitra pembatik kami dari berbagai daerah, ada di Pandak dan Jetis, Bantul; Lendah, Kulonprogo; dan Ngawen, Gunungkidul,” ucap dia.
Batik dari DIY, jelas Erwin, sangat diminati pasar. “Sehingga untuk terus bisa bersaing memang harus ada regenerasi pembatik dan pengusaha batik, kami sendiri terus berkoordinasi dengan mitra pembatik yang juga turut didampingi Disperindag DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.