Merayakan Sukacita Bersama NIKI di Bawah Langit Prambanan
Sebagai puncak selebrasi sukacita tahun ini, Prambanan Jazz 2026 resmi mengumumkan NIKI, musisi kebanggaan Indonesia yang telah mendunia
Program Electrifying Agriculture dari PLN bantu para petani. - Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Raut bahagia tampak terpancar dari wajah anggota Kelompok Tani Pasir Makmur pada saat menggelar Wiwitan Pasar Lelang Cabai di Srigading, Sanden, Bantul, pada Selasa (11/10/2022) lalu. Pasalnya, cabai yang dilelang kali ini merupakan buah manis dari kerja keras mereka selama kurang lebih setahun belakangan. Terlebih pada panen kali ini mereka dapat menekan biaya produksi sehingga keuntungan mereka bertambah.
Ketua Kelompok Tani Pasir Makmur, Sumarna menyampaikan keberhasilannya dalam memanfaatkan lahan pasir sebagai media menanam cabai ini tidak lepas dari peranan program Electrifying Agriculture dari PLN. Dengan listrik, ia dapat mengoperasikan irigasi kabut untuk melakukan penyiraman.
“Sebelum menggunakan listrik, setiap 1 Ha untuk satu kali siram membutuhkan biaya Rp85.000 untuk pembelian BBM. Dengan menggunakan listrik, biaya yang dikeluarkan hanya Rp15.000,” terangnya.
Semenjak dilakukan pemasangan listrik oleh PLN dengan daya 134.300 Volt Ampere (VA) pada September tahun 2021 lalu, produktivitas lahan pasir milik Sumarna dan 95 petani lainnya kian meningkat dan mendatangkan banyak untung. Cabai yang ditanam dari lahan pasir ini bisa menembus pasar sampai Jakarta, Bogor, Bandung, bahkan Sumatera.
Sampai dengan saat ini jumlah petani pasir di Bantul yang telah memanfaatkan listrik PLN untuk irigasi berjumlah 116 orang.
Electrifying Agriculture merupakan program yang digagas PLN dalam rangka memberikan pelayanan listrik yang mudah, terjangkau, dan andal untuk mendukung produktivitas para pelaku usaha agrikultur.
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Ahmad Samsuri berharap program ini terus dapat berkelanjutan dan mendatangkan manfaat yang besar bagi para petani.
“Kami bersyukur Program PLN Electrifying Agriculture dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi petani. Semoga menjadi pionir dan terus diikuti oleh kelompok tani yang lain,” ungkapnya.
Tidak hanya di sektor pertanian, Electrifying Agriculture juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha di sektor peternakan, perikanan, dan perkebunan.
“Melalui program ini, para petani bisa beralih ke alat-alat dan mesin yang berbasis energi listrik, dari sebelumnya memakai bbm berbahan bakar fosil yang lebih mahal dan tidak ramah lingkungan. Dengan produktivitas yang meningkat dan dapat menekan biaya operasional, maka kesejahteraan petani semakin meningkat,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul, Bambang Guritno mengapresiasi dukungan PLN yang telah melakukan pemasangan listrik untuk para petani pasir di wilayahnya ini. Harapannya dapat berpengaruh positif kepada kesejahteraan masyarakat khususnya di Srigading dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantul ikut meningkat.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebagai puncak selebrasi sukacita tahun ini, Prambanan Jazz 2026 resmi mengumumkan NIKI, musisi kebanggaan Indonesia yang telah mendunia
Johann Zarco mendapat kabar menggembirakan setelah tim medis memastikan cedera lutut yang dialaminya di MotoGP Catalunya tidak seburuk perkiraan awal.
Taylor Swift dan Travis Kelce resmi menikah di Madison Square Garden, New York. Upacara dipimpin Adam Sandler dan dihadiri sekitar 1.000 tamu.
Lionel Messi memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan 7 gol. Mbappe menguntit dengan 6 gol jelang babak 16 besar.
KPK akan mengevaluasi program pencegahan korupsi setelah dua kepala daerah yang sebelumnya menjabat Plt bupati kembali terjerat OTT.
Vozinha tampil heroik meski Cape Verde kalah 2-3 dari Argentina. Kiper 40 tahun itu mencatat delapan penyelamatan dan beberapa kali menggagalkan peluang Lionel