Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi petugas PLN./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 8 Mei 2026, Wilayah Imogiri Terdampak Mulai Siang
Warga Daerah Istimewa Jogja diminta mencermati informasi pemadaman listrik yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5/2026). PLN menyampaikan penghentian sementara aliran listrik dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan dan pemasangan konstruksi guna menjaga keandalan pasokan listrik.
Dalam keterangannya, PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. PLN tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan harapan listrik dapat segera menyala kembali,” tulis PLN.
PLN menegaskan, apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, maka aliran listrik akan segera dinormalkan tanpa pemberitahuan tambahan.
Jadwal dan Wilayah Terdampak
Berikut rincian pemadaman listrik di wilayah Jogja:
Hari/Tanggal: Jumat, 8 Mei 2026
Waktu: 13.00–16.00 WIB
Unit Layanan: SEDAYU
Keperluan: Pemeliharaan jaringan
Lokasi terdampak (Bantul – Imogiri dan sekitarnya):
Bungas, Karang Talun, Kebonagung, Onggopatran, Kalangan Sriharjo, Miri Sriharjo, Demen Sriharjo, Mojohuro Sriharjo, Dogongan, Silok, Jayan, Karang Rejek, Karang Tengah, Kemasan, Mojolegi, Ketos, Ngrancah, Pengkol, serta wilayah sekitar lainnya.
Antisipasi Selama Pemadaman
Masyarakat diimbau melakukan persiapan sebelum pemadaman berlangsung agar aktivitas tidak terganggu. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Mengisi daya ponsel dan perangkat elektronik
Menyediakan cadangan penerangan
Menyesuaikan jadwal pekerjaan rumah tangga
Langkah antisipatif ini penting untuk memastikan kegiatan tetap berjalan meski terjadi penghentian listrik sementara.
Imbauan Keselamatan Ketenagalistrikan
Selain itu, PLN juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aspek keselamatan, di antaranya:
Tidak mendirikan bangunan atau antena dekat jaringan listrik (minimal 2,5 meter)
Tidak bermain layang-layang di bawah atau dekat jaringan listrik
Tidak melempar benda ke arah jaringan listrik
Tidak menebang pohon dekat jaringan tanpa koordinasi dengan petugas
Komitmen Jaga Keandalan Listrik
Melalui kegiatan pemeliharaan rutin ini, PLN berupaya menjaga kualitas distribusi listrik tetap stabil sekaligus meminimalkan potensi gangguan di masa mendatang.
Dengan adanya informasi ini, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas dan tetap waspada selama proses pemadaman berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual