Gets Premiere Yogyakarta Resmi Rebranding, Usung Konsep Resort
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
Ilustrasi./Istimewa
JOGJA - Batik merupakan salah satu warisan kebanggaan Indonesia. Kebanggaan ini semakin meningkat setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan budaya tak benda atau Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009.
Untuk merayakan Hari Batik yang jatuh setiap 2 Oktober 2022, sebagai perusahaan penyedia layanan one stop logistics, KiriminAja bekerja sama dengan Dekranasda Sleman turut serta memeriahkan berbagai acara bersama para UMKM DIY khususnya di Sleman.
Kegiatan yang bertemakan Bangga Berbatik tersebut rencananya digelar di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman dan Sleman City Hall Mall pada 20-23 Oktober 2022.
Rencananya, event ini diikuti oleh 40 tenant pelaku UMKM pilihan yang telah diseleksi. Selain itu acara Gebyar Batik 2022 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik seperti workshop membatik, gathering komunitas, bermacam lomba untuk remaja dan anak-anak, fashion show dari desainer lokal, dan talkshow.
Sebagai bentuk dukungan dalam memberdayakan UMKM khususnya di Kabupaten Sleman, pada event Gebyar Batik ini KiriminAja akan mengadakan talkshow bertema Strategi Marketing UMKM yang akan diisi oleh Co-Founder dan Chief People Officer KiriminAja, Arief Ardinugroho.
BACA JUGA: Waspada Banjir, BMKG DIY Proyeksikan Hujan Sedang-Lebat Sampai Awal November
Gebyar Batik yang semula hanya dipusatkan di Sleman, kini diperluas hingga ke seluruh DIY. Di Sleman ada sekitar 500 perajin batik yang mengenalkan Batik Parijoto, motif batik khas Sleman.
“Kami sangat mendukung pengembangan kerajinan batik dengan cara yang benar, dan juga akan menjadi langkah untuk internalisasi tentang batik dan memberikan edukasi ke masyarakat tentang batik lebih mendalam,” ungkap Ketua Dekrasnada Sleman, Sri Purnomo melalui rilis, Selasa (18/10/2022).

Pada kesempatan ini, KiriminAja juga akan terus mendorong para pelaku UMKM khususnya dalam acara ini untuk dapat meningkatkan pemasaran produk secara Go Digital. Hal ini agar bisa meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM dan mengembangkan bisnisnya melalui perluasan pasar.
CEO & Founder KiriminAja, Fariz GTJ mengatakan sebagai produk aplikasi, adapun sejauh ini inovasi yang ditawarkan platform KiriminAja fokus untuk mempermudah pengiriman paket, di mana pengirim dapat memilih beragam ekspedisi dalam satu aplikasi dan melayani kebutuhan COD (cash-on-delivery) maupun non-COD.
"Sehingga sangat relate dengan pebisnis yang ingin terus berkembang. Harapannya semua pebisnis dari UMKM maupun korporasi dapat berkembang bersama KiriminAja," ucap dia.
KiriminAja akan terus berkomitmen dalam membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang Go Digital.
Melalui Gebyar Batik 2022, KiriminAja ikut serta membangun inovasi berbasis tradisi dan budaya, menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat, mendorong pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta menggalakkan upaya promosi dan sosialisasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.
MotoGP 2027 akan memakai mesin 850cc dan memangkas aerodinamika. Guenther Steiner menilai perubahan ini bisa membuat balapan semakin ketat.
RSUP Dr Sardjito mengirim tujuh tenaga medis ke RSUD Bajawa, NTT, untuk membantu penanganan korban gempa dan memperkuat layanan kesehatan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kini memiliki sistem yang berfungsi layaknya alarm untuk mengingatkan perangkat daerah agar tidak terlambat menarik anggaran