Bangunan Setara Apartemen di Lapas Cibinong Disebut Tak Pakai APBN
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Ilustrasi logistik pilkada./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menyiapkan dua gudang untuk menyimpan logistik kebutuhan Pilkada tahun ini.
Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryosamodro mengatakan kedua gudang yang disiapkan itu masih berlokasi di Jalan Pramuka, Kota Jogja yang sebelumnya memang sudah difungsikan untuk penyimpanan logistik Pemilu 2024.
"Karena gudangnya itu memang kemarin disewa satu tahun sejak 2023-2024, jadi masih bisa digunakan untuk logistik Pilkada Kota Jogja," katanya, Selasa (17/9/2024).
Menurut Harsya, saat ini KPU Kota Jogja dalam tahap pembersihan gudang dengan mengumpulkan logistik lama yang sebelumnya digunakan untuk Pemilu 2024.
Sesuai instruksi KPU RI, seluruh logistik Pemilu 2024 mulai dari kotak suara, alat coblos, hingga surat suara dipilah sesuai jenisnya dan kemudian dipersiapkan untuk dilelang. "Jika nanti KPU RI sudah memerintahkan untuk lelang logistik [Pemilu 2024], ya nanti kami akan lelang," ujar dia.
Menurut Harsya, salah satu dari dua gudang logistik KPU Kota Jogja saat ini sudah dalam kondisi tertata rapi sehingga siap menerima logistik Pilkada 2024 tahap pertama.
BACA JUGA: Sejumlah Petahana Ajukan Cuti, Pemda DIY Menyiapkan Pejabat Sementara Selama Pilkada 2024
Meski demikian, Harsya belum bisa memastikan kapan logistik tahap pertama Pilkada 2024 mulai diterima KPU Kota Jogja.
Saat ini, produksi logistik di sejumlah penyedia jasa percetakan maupun pabrik pengolahan tinta di Semarang, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur masih dalam tahap survei oleh KPU DIY "Produksinya mungkin dimulai pekan depan. Yang jelas, November awal harus sudah selesai," ujar dia.
Hasrya menambahkan untuk jumlah kebutuhan logistik, khususnya surat suara, akan disesuaikan dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2024 yang ditetapkan pada 21 September 2024.
Sebelumnya, daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada Kota Jogja 2024 berdasarkan rapat pleno rekapitulasi pada 10 Agustus 2024 tercatat sebanyak 321.273 orang, terdiri atas 153.797 orang laki-laki dan 167.476 orang perempuan.
Adapun, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) tercatat sebanyak 651 TPS yang tersebar di 14 kecamatan, termasuk di rutan dan lapas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.