Atasi Krisis Air Bersih, Sumur Bor Senilai Rp488 Juta Dibangun di Selopamioro
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN - Jumlah kasus meninggal akibat gangguan ginjal akut atau acute kidney injury (AKI) di DIY bertambah satu anak. Sehingga total ada enam anak yang meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito.
Dari 13 kasus yang ditangani enam anak meninggal, tiga anak dinyatakan sembuh, dan empat anak masih menjalani rawat inap. Dengan rincian pasien rawat inap satu perawatan intensif dan tiga perawatan biasa. Dari 13 yang dirawat enam anak dari DIY dan tujuh anak dari luar DIY yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Spesialis Nefrologi Anak/Ginjal Anak, dr. Kristia Hermawan mengatakan tambahan satu pasien yang meninggal sudah mendapatkan prosedur cuci darah. Akan tetapi terjadi komplikasi di organ lainnya.
"Ada komplikasi di organ lain, nambah satu jumlah pasien yang meninggal. Kasus meninggal Temanggung, Wonogiri, Slawi, Sleman, Piyungan, dan Sedayu. Dari Jogja, Sleman 10 tahun 1 bulan, dari Bantul 11 bulan, dan 7 bulan [Sedayu]," ucapnya dalam konferensi pers, Rabu (19/10/2022).
Menurutnya pasien-pasien yang datang sudah dalam kondisi gagal ginjal derajat berat. Kemudian yang meninggal usianya kebanyakan di bawah lima tahun. Akan tetapi detail faktor risiko yang menyebabkan pasien meninggal sampai saat ini belum bisa disimpulkan.
"Jumlah kasus terbatas belum bisa simpulkan. [pasien yang datang] ada yang rujukan, ada yang datang langsung tapi lebih banyak rujukan," jelasnya.
BACA JUGA: Hendra Kurniawan Lihat Jenazah Brigadir J
Lebih lanjut dia mengatakan dua kasus meninggal di DIY yang usianya di bawah satu tahun saat pasien masuk RSUP Dr. Sardjito selain gagal ginjal juga disertai dengan masalah napas dan hati. Untuk pasien yang usia 7 bulan dia belum mengkonsumsi apapun, hanya ASI dan MPASI yang dibuat sendiri oleh orang tuanya.
"Usia tujuh bulan baru dapat ASI dan MPASI pun tidak yang kemasan, jadi dibuat orang tuanya. Usia 11 bulan datang dengan keadaan keterlibatan paru-paru dan liver," ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.