Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 2 Juli 2026, Tarif Rp12.000
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Ratusan apoteker DIY menggelar aksi mengkampayekan kesadaran dan pemahaman tentang resistensi antimikroba kepada masyarakat di kawasan Tugu Pal Putih, Kota Jogja, Sabtu (19/11/2022)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan apoteker DIY menggelar aksi mengampayekan kesadaran dan pemahaman tentang resistensi antimikroba kepada masyarakat di kawasan Tugu Pal Putih, Kota Jogja, Sabtu (19/11/2022). Mereka sepakat menolak permintaan antibiotik tanpa resep dokter.
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) DIY Hendy Ristiono menjelaskan pentingnya pemahaman resistensi merupakan suatu kondisi bakteri sudah kebal dengan pengobatan antibiotik. Apabila bakteri sudah resisten, tubuh tidak bisa diberi antibiotik yang sama dan harus diganti dengan antibiotik jenis yang lain.
"Kami berusaha mengajak masyarakat agar peduli terhadap kasus resistensi di Indonesia, khususnya di DIY meskipun DIY belum ada kasusnya," katanya kepada wartawan, Sabtu (19/11/2022).
Ia menambahkan sudah ada konsensus bersama dari organisasi profesi kesehatan telah komitmen untuk penggunaan antibiotik secara rasional berdasarkan diagnosis yang tepat dan dosisnya. Ia berpesan kepada para apoteker untuk terjun ke masyarakat sebagai sumber informasi terpercaya mencegah resistensi antimikroba.
"Kami para apoteker juga sudah sepakat tidak menyerahkan antibiotik tanpa resep. Beli antimikroba harus dengan resep dokter. Ikuti petunjuk dan aturan pakai, minumlah sampai habis," ujarnya.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY Setyarini Hestu Lestari mengatakan lembaganya mendorong pemahaman regulasi dan Pedoman Penggunaan Antibiotik (PPAB) bagi petugas di fasyankes. Petugas harus meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pengendalian resistensi antimikroba melalui komunikasi dan edukasi.
"Ini untuk mengurangi kejadian infeksi melalui tindakan sanitasi, higiene serta pencegahan dan pengendalian infeksi," ujarnya.
Kepala Balai Besar POM DIY Trikoranti Mustikawati menambahkan ada sejumlah faktor pemicu resistensi antimikroba di antaranya penggunaan antimikroba tanpa resep dokter. Selain itu konsumsi antimikroba tidak sesuai ketentuan dan penggunaan antimikroba yang substandar. Ia berharap semua lintas sektor, produsen, regulator, dan masyarakat ikut mengendalikan resistensi antimikroba. Kebijakan pengendalian antimikroba di DIY sudah dilakukan mulai dari 2020 hingga 2022.
"Kami mengawasi apakah sudah dengan resep dokter, mendata jenis antibiotik yang sering diresepkan, ada tiga jenis antibiotika, yaitu amoksisilin, cefadroxil dan cefixime," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.