Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Jip Suzuki Katana dengan nopol AG 1150 GG yang beroperasi sebagai kendaran wisata yang menyebabkan kecelakaan di Purwosari, Gunungkidul, pada Sabtu (3/12 - 2022)/Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan Bantul segera melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan semua jip wisata di Bantul. Hal tersebut terkait adanya peristiwa kecelakaan jip yang menyebabkan satu orang korban meninggal dunia.
Sekretaris Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi mengatakan ramp check pada jip wisata yang akan dilakukan sebenarnya agenda rutin menjelang libur besar seperti menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun kali ini ramp check juga dilakukan setelah adanya kejadian kecelakaan.
“Kan itu jip jadi angkutan manusia ya, tapi kalau nanti ikut uji KIR pasti tidak akan lolos. Namun kita tetap memberikan toleransi dengan catatan harus menataati kesepakatan bersama. Kalau melanggar ya itu tadi resikonya [terjadi kecelakaan],” katanya, Senin (5/11/2022).
Sebagaimana diketahui salah satu jip wisata dari Bantul mengalami kecelakaan di Purwosari, Gunungkidul. Jip dari Parangtritis, Bantul tersebut masuk jurang dan menyebabkan korban meninggal satu orang. Sedangkan sopir dan tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka.
BACA JUGA: Kaesang dan Erina Jalani Pingitan Jelang Pernikahan. Ini Manfaatnya
Singgih mengatakan kecelakaan yang dialami oleh jip wisata Pantai Parangtritis dinilai pelaku wisata khususnya sopir dari jip wisatawa telah mengingkari kesepakatan bersama yang dibuat oleh pengelola jip wisata dengan Dinas Perhubungan Bantul
“Itu lokasi kejadiannya kan di Purwosari, Gunungkidul ya. Ya jelas sudah mengingkari kesepakatan bersama. Sebab jip wisata hanya beroperasi di wilayah Pantai Parangtritis, tapi ini kan sampai wilayah Gunungkidul meski lokasi kejadian tak jauh dari Pantai Parangtritis,”ujarnya.
Lebih lanjut Singgih mengatakan, beberapa hari sebelum kecelakaan pihaknya sudah melakukan ramp check ke seluruh unit jip yang ada di kawasan Pantai Parangtritis dan saat itu memang kondisi mesin hingga rem tidak ada yang bermasalah artinya laik jalan.
Namun demikian, ada beberapa catatan karena bentuk kendaraannya sudah berubah dengan atap terbuka tentunya untuk unsur keselamatan harus menjadi perhatian utama sehingga pengelola diminta untuk meningkatkan keselamatan penumpang, “Pengelola jip harus menyiapkan helm untuk keselamatan penumpang salah satunya,” tandasnya. (Ujang Hasanudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Rizky Ridho mengakui kesalahan fatal saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026 dan bertekad bangkit menghadapi Singapura.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak faktor yang memengaruhinya.