Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Sejumlah wisatawan dan pengunjung Malioboro menikmati permainan tradisional anak yang disediakan dalam agenda Wisata Berbudaya Sabtu Kliwon yang diselenggarakan di pedestrian Malioboro, Sabtu (10/12/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wisatawan di Malioboro menikmati suguhan atraksi dan lomba permainan tradisional anak dalam agenda Wisata Berbudaya Sabtu Kliwon yang diselenggarakan di pedestrian Malioboro, Sabtu (10/12/2022).
Beberapa permainan tradisional anak yang jarang ditemui pada masa kini disediakan bagi pengunjung di tempat itu untuk dimainkan.
Perwakilan Sanggar Kenyo Cengkir Kumara menjelaskan pihaknya ikut serta berpartisipasi dalam acara itu untuk melestarikan permainan tradisional anak yang kini telah jarang ditemui. Anak-anak di masa sekarang menurutnya jarang yang mengenal permainan semacam egrang, bakiak, pletokan, gangsing bunyi, dan lainnya.
"Biar anak-anak mengenal permainan tradisional masa kini, karena di masa sekarang kan yang seperti ini bisa dibilang hampir punah ya dan jarang ditemui lagi serta dilupakan sama anak-anak. Tapi kami sekarang kembali lagi mengenalkan permainan ini," ujarnya.
Sejumlah permainan tradisional anak ini memang cukup susah untuk pengguna yang pertama kali mencoba. Seperti egrang yang membutuhkan keseimbangan diri saat menggunakannya atau pada permainan bakiak yang juga harus seirama antara pemain satu dengan yang lain.
"Pertama-tama memang cukup susah, tapi lama-lama anak kalau sudah ketemu dengan pola dan kunci permainannya pasti asik sendiri," ungkap Kumara.
Dia menyebut permainan tradisional anak mengandung cukup banyak manfaat bagi perkembangan diri serta proses tumbuh kembang anak. Pihaknya juga mengkolaborasikan salah satu permainan anak dengan jenis tari-tarian yang juga disuguhkan kepada para pengunjung.
Salah seorang wisatawan asal Purwokerto Kinanti menyebut upaya mengenalkan permainan tradisional anak di masa sekarang penting untuk dilakukan. Dia yang berlibur bersama keluarganya ikut serta mencoba berbagai permainan tradisional yang disediakan di tempat itu.
"Ingin bernostalgia saja sambil mengenalkan permainan tradisional kepada anak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Fenomena bediding membuat suhu Gunungkidul turun hingga 19,3 derajat Celsius. Warga diminta waspada terhadap batuk, pilek, dan penurunan daya tahan tubuh.
Pakar mengingatkan terlalu sering memantau data kesehatan melalui smartwatch dapat memicu kecemasan dan berdampak pada kesehatan mental.
Vietnam mulai membatasi sepeda motor bensin di pusat Hanoi melalui zona rendah emisi yang diterapkan bertahap hingga 2028.
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Kemensos dan Sari Roti memberdayakan 417 penerima PKH di DIY dan Jateng menjadi penjual roti melalui program pelatihan dan pendampingan.