Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang warga di Gunungkidul dicurigai hendak menculik anak saat sedang menengok pekarangan miliknya. Polisi meminta masyarakat cermat memilah informasi agar tidak termakan hoaks.
Warga Gari di Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, sempat dihebohkan adanya upaya penculikan anak pada Sabtu (28/1/2023) sore. Polsek Wonosari menegaskan kabar penculikan yang beredar hanya kesalahpahaman semata.
Informasi upaya penculikan dua anak yang sedang memancing anak tersebar melalu berbagai grup Whatsapp. Pesan ini menyebut di Kalurahan Gari ada dua orang yang mencurigkan membawa mobil berhenti dan mengawasi gerak gerik kedua anak.
Melihat gelagat tidak baik ini, salah satu orang tua anak berteriak meminta kedua anak segera pulang. Seketika itu, kedua orang langsung naik mobil dan pergi.
BACA JUGA: Waspada, Hoaks Wajah Penculik Anak Beredar di Grup Whatsapp Warga Jogja
Kapolsek Wonosari Kompol Edi Purnomo mengatakan sudah melakukan klarifikasi terkait dengan berita heboh tentang upaya penculikan anak di Kalurahan Gari. Menurut dia, peristiwa tersebut tidaklah benar dan hanya kesalahan semata.
“Saya ke lokasi dan ketemu langsung warga, lurah dan orang yang diduga akan menculik agar semuanya bisa jelas,” kata Edi saat dihubungi Minggu (29/1/2023).
Dia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran agar masyarakat tidak menelan berita yang berkembang secara mentah-mentah. Apabila menerima informasi, diharapkan masyarakat mencari klarifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya.
“Memang sempat heboh. Ternyata setelah dicek hanya bersumber dari katanya. Jadi, kalau ada informasi disaring dahulu, sebab kalau langsung bereaksi malah bisa menimbulkan situasi yang kurang baik di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Edi tetap meminta kepada masyarakat tetap hati-hati dan waspada karena potensi kriminalitas yang menyangkut dengan anak tetap ada. Selain itu, juga ada potensi lain seperti kecelakaan karena kedua anak yang diisukan diculik sedang bermain di kali.
“Harus diawasi agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Gari, Widodo. Menurut dia, sempat ada kabar upaya penculikan di wilayahnya. Namun setelah dilakukan klarifikasi berita tersebut tidak benar.
BACA JUGA: Kisah Lengkap Bocah 9 Tahun di Jogja Dikabarkan Lolos dari Penculikan Anak
“Baru dugaan, tapi sudah dicek ternyata orang disangka merupakan bekas warga Gari sehabis menjenguk ibunya yang sakit. Kemudian datang melihat perkarangan yang dimilikinya,” katanya.
Widodo menambahkan, dugaan upaya penculikan muncul karena ada mobil diparkir dengan pintu terbuka di ladang. Di saat bersamaan ada dua anak yang sedang memancing di dekat parkiran.
“Kebetulan saat si ibu memanggil anaknya meminta pulang, pengendara mobil ini juga pergi sehingga munculah dugaan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.