Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Desain Pasar Godean Sleman./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Revitalisasi Pasar Godean saat ini sudah masuk tahap demolish. Beberapa fasilitas baru akan disediakan seperti taman terbuka hijau, food court dan lainnya. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Dia menjelaskan taman terbuka hijau berada di lantai satu, food court di lantai dua, dan kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lantai tiga. Selain itu, lift pengangkut barang juga akan disediakan.
"Nanti juga ada tempat ngopi dan tempat untuk [menampilkan] kreativitas potensi anak-anak muda di rooftop. Insyaallah [akan] jadi tempat yang bagus dan lebih baik," kata Kustini melalui keterangannya, Sabtu (4/2/2023).
Tahapan demolish ditargetkan rampung pada akhir bulan ini. Selanjutnya penyiapan lahan akan berlangsung sampai April 2023. Lalu pada Mei 2023 pasar sudah mulai dibangun.
Revitalisasi Pasar Godean menggunakkan angggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan akan rampung dalam satu tahun setelah ditetapkan pemenang lelang.
Baca juga: Sidak ke Pasar, Bulog Temukan Pedagang Oplos Beras
Sebanyak 1.837 pedagang akan ditampung di pasar ini. Kustini berharap setelah dilakukan revitalisasi, aktivitas perekonomian bisa meningkat dan fasilitas yang baik bisa membuat pedagang dan pengunjung lebih nyaman.
"Anggarannya mencapai Rp101 miliar dari APBN Kementerian PUPR. Untuk pelaksana pembangunan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Sleman Tina Hastani mengatakan, Disperindag akan melakukan upaya agar tidak ada gejolak terkait penempatan pedagang saat pasar sudah rampung dibangun.
Komunikasi sudah dilakukan, tidak hanya dari pihak kedinasan, namun juga paguyuban pedagang.
"Apa keinginan mereka, karena mereka wakil pedagang yang tahu persis kebutuhan dan keinginan mereka. Kami kedepankan komunikasi," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.