Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, JOGJA—Video rombongan calon umrah dari Rembang dan Magelang yang diduga menjadi korban penipuan biro umrah viral di media sosial. Dalam video, mereka terkatung-katung di Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo.
Diberitakan Harianjogja.com sebelumnya, mereka gagal berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, sesuai jadwal dan telantar berjam-jam di depan Terminal Keberangkatan YIA.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram Merapi Uncover, banyak jemaah sudah siap berangkat dengan koper-koper biru mereka. Namun mereka akhirnya hanya telantar menantikan kejelasan untuk keberangkatan ke Tanah Suci.
[Breaking News] ada sejumlah rombongan dari Rembang yg keleleran di Bandara Yogyakarta Internasional airport (YIA) ga bisa naik pesawat karena penipuan biro perjalanan umroh...bironya mabari travel Rembang.
Aslinya jadwal keberangkatan jam 17.30 Tapi tiketnya belom ada
#Merapi #Merapiuncover
#merapinews #Jogja #yogyakarta #kulonprogo
Sumber: @indah_swastika2206
Berikut ini videonya:
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi, mengakui penelantaran tersebut pada Jumat (17/3/2023). "Iya benar tadi memang ada kejadian itu [rombongan umrah telantar]. Totalnya ada 38 orang. Sebanyak 36 orang dari Rembang dan dua orang dari Magelang," kata Misranedi melalui keterangan tertulis.
Misranedi menambahkan rombongan tersebut awalnya akan berangkat umrah ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Surabaya. Namun, mereka ditolak oleh maskapai karena biro perjalanan belum membeli tiket pesawat.
Setelah itu, biro perjalanan mengarahkan rombongan untuk berangkat ke Saudi lewat YIA. Di YIA, mereka terkatung-katung.
"Sebelumnya mereka sudah ke Surabaya. Rencananya mau diberangkatkan melalui Bandara Juanda. Kemudian mereka dibawa ke Adisutjipto [sebelum ke YIA] oleh penyelenggara [biro perjalanan umrah]. Tetapi informasi yang kami dapat di Adisutjipto tidak ada penerbangan internasional. Dari situlah kemudian dipindah ke YIA," katanya.
Menurut Misranedi kejadian tersebut merupakan miskomunikasi. Menurut dia, biro perjalanan telah membawa rombongan untuk menginap di hotel sekitar YIA sembari mencari solusi atas persoalan tersebut.
Salah satu orang yang akan pergi umrah, Tasiri, mengaku telah menunggu sangat lama di YIA. Dia menegaskan tidak ada kejelasan dari biro perjalanan umrah.
“Katanya mau ke sini bawa tiket sama paspor dan visa tetapi kok tidak ada. Padahal kami sudah bayar lunas," kata Tasiri melalui pesan suara.
Calon jemaah mencoba mengklarifikasi kejadian tersebut kepada biro perjalanan, tetapi tetap tidak mendapat kejelasan. Menurut Ulfatul, biro perjalanan terus berkilah dan meyakinkan jemaah tetap akan berangkat sesuai jadwal, yakni pada 17 Maret 2023 melalui YIA.
Akibat kejadian tersebut, Ulfatul mendesak biro perjalanan untuk mengembalikan uang umrah Rp30 juta per orang.
"Kalau begini kami ingin uang dikembalikan. Kami tidak usah umrah saja. Kami sudah mendapat malu, rugi tenaga. Jadi kami pilih kembali uang saja," katanya.
Sementara itu, biro perjalanan saat ditemui wartawan di hotel tempat calon jemaah haji menginap tidak ingin berkomentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.