Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kepala DPAD DIY Kurniawan (Wawan) dan Kepala Bidang Pengolahan Arsip Statis DPAD DIY Rahmad Sutopo menerima kunjungan tim Harian Jogja di kantor DPAD DIY, Senin (25/3/2024). /Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas. Tidak hanya itu, DPAD juga berencana mengembangkan area di DPAD yang berpotensi menjadi fasilitas publik agar lebih banyak diakses masyarakat.
Dalam obrolan santai bersama Harianjogja.com, Senin (25/3/2024), Kepala DPAD DIY Kurniawan (Wawan) mengatakan selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa ada diorama di DPAD. Padahal selain menjadi sarana edukasi tentang arsip sejarah panjang Yogyakarta dari era Panembahan Senopati, Diorama Arsip Jogja juga bisa menjadi destinasi wisata selain museum-museum populer yang ada di Jogja.
BACA JUGA : Rayakan HUT Ke-2 Diorama Arsip Jogja, DPAD DIY Luncurkan Website Payment Gateway
“Kami ingin Diorama Arsip Jogja ini menjadi bagian dari paket wisata karena lokasinya juga tidak jauh dari pusat kota. Misalnya bisa dipaketkan dengan wisata ke Tebing Breksi atau Kraton Jogja,” ujar Wawan, Senin.
DPAD juga masih perlu berbenah untuk membuat wajah diorama menjadi menarik di mata wisatawan. "Seperti bagian ruang tunggunya ingin kami benahi karena kalau kita lihat belum tertata dengan baik. Peserta yang mengantre masih tersebar dimana-mana. Belum juga ada fasilitas misalnya penjualan minum. Masa kalau mau minum belinya harus keluar DPAD dulu, kan jauh,” katanya.
Menurut Wawan masih banyak area di DPAD yang berpotensi dijadikan ruang publik. Seperti taman dan gazebo-gazebo yang sudah ada, bisa dimanfaatkan sebagai cafe atau co-working space. Tempat tersebut nantinya juga bisa digunakan pengunjung sebagai tempat menunggu jam putar diorama tiba.
Dalam sehari, Diorama Arsip Jogja melayani 10 kali pemutaran video, mulai pukul 9.00 WIB hingga sore hari. Rahmad Sutopo selaku Kepala Bidang Pengolahan Arsip Statis DPAD DIY mengatakan, selain kalangan pelajar, baru-baru ini paguyuban lurah se-DIY juga mulai mengakses Diorama Arsip Jogja. Begitu pula anggota kepolisian Polda DIY yang secara bergantian menyaksikan keindahan diorama.
“Selain DIorama Arsip Jogja, DPAD juga memiliki fasilitas yang tidak kalah menarik, seperti bioskop, ruang meeting, dan cafetaria yang bisa diaktifkan lagi. Kalau pihak-pihak luar ingin menggelar event di sini, kami sangat terbuka. Parkiran kami juga luas,” kata Rahmad.
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menurutnya juga akan mengagendakan pelaksanaan kegiatan internal di DPAD. “Kalau yang biasanya dilaksanakan di hotel-hotel, kami ajak untuk digelar di DPAD. Bisa sekalian satu paket dengan nonton diorama,” katanya.
BACA JUGA : Senam Massal Meriahkan HPN dan HUT Ke-2 Diorama Arsip Jogja
Direktur Bisnis dan Konten Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono menyambut baik adanya fasilitas yang dimiliki DPAD. Sebagai perusahaan media, Harian Jogja siap membantu menyebarluaskan akan peran dan keberadaan DPAD kepada masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
Dua wartawan Indonesia dilaporkan ditahan Israel saat mengikuti misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza bersama relawan Global Sumud Flotilla.